Politik

Jokowi-Ma’ruf Takut Sampaikan Visi Misi, Prabowo-Sandi Unggul

SuaraPantau.com, Jakarta – Direktur Nurjaman Center Indonesia For Demokracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan pembatalan acara penyampaian visi –misi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) lantaran Jokowi – Ma’ruf hanya mau mengutus tim sukses (stuntman) menguntungkan kubu Prabowo.

Pasalnya, sesuatu yang tidak lazim jika penyampaiam visi-misi di wakilkan, apalagi sekelas capres.

“Visi-Misi merupakan hal baku bagi setiap kandidat yang mana bertujuan supaya masyarakat mengerti bagaimana negara ini akan di kelola ke depannya, kaitannya dengan peran dari stuntman tadi, ini yang sangat menarik karena akibat dari kejadian ini malah muncul persepsi jangan-jangan memang pada dasarnya capres ini belum paham terkait visi-misinya sendiri, di sisi lain kubu Prabowo yang terlihat lebih siap justru malah di untungkan dengan skor 1.0 untuk kubu Prabowo”, tutur Jajat.

Jajat menambahkan, efek domino dari kejadian ini juga sebagai pihak penyelengara KPU terkena dampaknya yang di nilai tidak konsisten menjalankan program yang disusunnya sendiri.

Padahal, seharusnya jika KPU bersikap profesional agenda tersebut bisa tetap berjalan terlepas dari siapa aktor yang akan menyampaikan visi-misi nantinya. Jangan karena tidak ada kesepakatan program yang sudah dibuat sendiri oleh KPU tidak di jalankan.

“Sikap tidak tegas yang di tunjukan oleh KPU malah dikhawatirkan akan mendgradasi kepercayaan masyarakat kepada KPU itu sendiri sebagai pihak penyelenggara, karena disinilah KPU di uji sejauh mana kemapmpuannya dalam menempatkan posisinya, saya khawatir akibat dari kejadiam imi malah akan memuncul dugaan jika KPU tidak tegas sehingga sikap netralnya di ragukan, tentunya ini sangat berbahaya dan bisa mendegradasi jumlah pasrtisipan pemilu dan pilpres 2019″, tutup Jajat.(RN)

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Close
Close
%d blogger menyukai ini: