Daerah

Di Jambi, Sandiaga Ikut Sadap Karet Rasakan Keringat Petani

SUARAPANTAU.COM, JAMBI — Para petani karet yang sudah berkumpul di lapangan Bola Desa Ness Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (25/1/2019), histeris begitu Sandiaga Salahuddin Uno tiba.

Sandi memang dijadwalkan untuk berdialog dan bersilaturahmi dengan para petani karet tersebut. Di lapangan becek tanpa tenda hanya bergelar tikar dan karpet, mereka rela berpanas-panasan untuk melihat calon wakil presiden nomor urut 02 itu. Maklum terakhir pejabat ke sana adalah wakil presiden Adam Malik ketika meresmikan Perkebunan Inti Plasma Rakyat di Tahun 1979.

Sandi tidak langsung berdialog, mengenakan baju biru dan celana cokelat serta sepatu hitam, pembawa acara meminta Sandi untuk menyadap karet terlebih dahulu. “Kami sudah siapkan pohon katet untuk disadap Pak Sandi. Biar merasakan keringat petani,” ucap pembawa acara.

Sandi pun segera membelah kulit karet dengan pisau khusus. Dengan mengucap Bismillah, Sandi membuka kulit karet dan perlahan getah karet berwarna putih menetes. Tetesan ditampung di batok kelapa yang disangkutkan di pohon karet.

Dalam dialog, Sandi lebih banyak mendengar ketimbang bicara. “Pemimpin yang baik itu haris lebih sering mendengar ketimbang bicara betul?”, tanya Sandi kepada peserta dialog. “Betul, teriak mereka.

Para petani menyodorkan kontrak politik kepada Sandi. Salah satunya persoalan kepemilikan tanah perkebunan karet yang sampai saat ini terkatung-katung. Selain itu adalah stabilitas harga karet yang terus turun.

“Saya dan Pak Prabowo Subianto berjanji untuk menggerakkan ekonomi petani. Langkah pertama kita lakukan tentu saja dengan memastikan lahan petani, dan menstabilkan harga karet, dan membangun industri di daerah sekitar perkebunan. Hingga tidak hanya menjual bahan mentah, tapi produksi turunan dari karet,” papar Sandi.

Sebelum menuju ke Mesjid Agung Al Falah Jambi, atau Mesjid Seribu Tiang untuk sholat Jumat, calon wakil presiden nomor urut 02 ini dihadiahi satu bungkus Jamur Crispy Ragel (Rasa Gemilang). “Kami tinggal butuh pemasaran pak,” ucap Ibu Miftah sambil memberikan kemasan Jamur Crispy Ragel. Sandi berjanji akan membantu pemasaran dengan OK OCE yang akan diadakan di seluruj peosok kota/kabupaten/kampung/kecamatan seluruh Indonesia.

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Suara Pantau