Politik

Di Surabaya, Sandiaga Tetap Sabar Meski di Provokasi Pendukung Jokowi

SUARAPANTAU.COM, SURABAYA -Sandiaga Salahuddin Uno meminta para pendukungnya tidak terprovokasi sekumpulan orang yang mengenakan atribut tim sebelah dan berteriak Jokowi-Jokowi. Karena menurutnya itu bukan penghadangan namun penyambutan.

Sandiaga menutup kegiatannya di Surabaya dengan menghadiri Sillaturahmi bersama komanda Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Kopassandi) beserta Ulama dan Ormas Islam se-Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Saat berbelok ke arah tempat acara di Ponpes Jadwa Al Hasyimi, Jalan Tenggumung Wetan Gang 4 No.3 Surabaya, sekumpulan orang dengan bendera Jokowi berkumpul dan sudah menanti kedatangan calon wakil presiden nomor urut 02 ini.

Begitu rombongan Sandi lewat, mereka mengibarkan bendera kecil bergambar Jokowi dan mengacungkan telunjuknya seraya berteriak Jokowi….Jokowi Jokowi. Sandiaga membuka kaca mobilnya dan memberikan senyum terbaiknya. “Terimakasih, terimakasih,” ucap Sandi.

Hanya berjarak 100 meter dari sambutan itu, para simpatisan Prabowo Sandi sudah menunggu kedatangannya.

“Banyak yang bilang ini penghadangan. Ini bukan penghadangan namun penyambutan. Kita harus berprasangka buruk atau baik? Suudzon atau Husnudzon?”, tanya Sandi pada ratusan peserta yang hadir. Mereka serempak menjawab, “Husnudzon.”

Sandi lalu mengajak para peserta silaturahmi untuk bernyanyi bersama.

“Alhamdulillah wasyukurilahBesyukur padamu ya Allah, Kau jadikan kami saudara Hilanglah semua perbedaan,” yang diikuti ratusan suara lainnya, berdendang bersama.

“kita harus berterimakasih karena mereka meski hujan sudah meluangkan waktunya untuk menyambut kita. kita sambut pesta demokrasi ini dengan penuh kegembiraan dan paling penting, indah dalam kebersamaan dan hilanglah semua perbedaan,” kata Sandi, memgutip syair lagu Opick itu.(*)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Suara Pantau