Nasional

Terus Blunder, NCID: Jokowi Harus Siap Ditinggal Pendukungnya!

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan serangan Jokowi kepada Prabowo atas penguasaan ratusan hektar tanah dengan status Hak Guna Usaha (HGU) di Kalimantan dan Aceh berbuntut panjang.

Pasalnya, serangan tersebut ditujukan kepada pribadi Prabowo merupakan tindakan tidak etis dan menyimpang dari substansi debat, akan tetapi lebih dari itu apa yang dilakukan Jokowi seolah membuka aib didalam kubunya.

“Tidak dapat dipungkiri permasalahan penguasaan tanah hingga ratusan hektare yang disebutkan Jokowi ini berlanjut dengan saling bongkar siapa dibalik semua itu, dari informasi yang beredar justru penguasaan tanah mlaah di dominasi oleh orang-orang dekat Jokowi dan para pimpinan di kubunya, saya kira ini akan semakin menarik mengingat selama ini pihak yang menyangsikan kritik Prabowo malah terbukti benar” tutur Jajat.

Jajat menambahkan, akibat dari kesalahan fatal ini Jokowi semakin memperlebar isu yang selama ini berkembang terkait tidak kompaknya partai koalisi pendukungnya yang secara kebetulan beberapa waktu lalu mulai saling serang.

Disamping itu, lanjut Jajat, pembelaan Wapres Jusuf Kalla atas berbagai argumen yang disampaikan Prabowo mengisyarakatkan pada dasarnya Jokowi sudah mulai ditinggalkan sebagian besar pendukungnya.

Baca juga: Politisi PKS Puji Kenegarawanan Wapres JK

“Koalisi gemuk tidak ubahnya seperti pisau bermata dua, jika Jokowi tidak mampu mengendalikannya maka akan membahayakan dirinya, jika langkah blunder ini terus berlanjut kedepan sangat mungkin jika kekalahannya dalam pilpres bukan karena faktor Prabowo tapi akibat dari Jokowi sendiri yang tidak mampu mengendalikan kaolisinya” tutup Jajat.(RN)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Suara Pantau