IDM: JK Bela Prabowo karena Kepentingan Bangsa dan Negara

Wapres Jusuf Kalla menerima kedatangan pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (15/8/2018) - SUARAPANTAU.COM/Int

SUARAPANTAU.COM  Posisi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang beberapa waktu belakangan ini cenderung membela Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bukan semata-mata untuk mengamankan bisnisnya.

Hal tersebut, dikemukakan oleh Pengamat politik, Bin Firman Tresnadi. Menurutnya, JK membela Prabowo karena kepentingan yang jauh lebih besar.

“Tentu saja arah kepentingan JK tak hanya kepentingan untuk mengamankan kepentingan bisnisnya, hal tersebut terlalu kecil bagi JK,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) ini saat berbincang dengan redaksi, Sabtu (2/3).

Adapun kepentingan yang dimaksud Bin Firman adalah kepentingan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Dia menengarai JK yang juga Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf ingin Prabowo merombak sistem ekonomi agar sejalan dengan amanah konstitusi, utamanya Pasal 33 UUD 1945 sebagaimana didengungkan selama ini.

“Karena jika Pasal 33 UUD 45 ini dijalankan secara konsisten seseuai dengan konsep para pendiri bangsa, pastinya akan merombak tatanan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Akhir-akhir ini JK memang sering mengkritisi kebijakan pemerintah. Salah satunya yakni terkait mahalnya proyek LRT seharga Rp. 500 miliar per kilometer. Padahal selama ini Jokowi selalu membanggakan proyek infrastruktur yang sudah dibangun.

Tidak hanya itu, JK juga terkesan membela Prabowo. Utamanya dalam isu kebocoran APBN. Bahkan, JK secara vulgar membela Prabowo dalam isu lahan HGU. (**)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait