Elektabilitas Terpaut Tipis, NCID: Kampanye Akbar Penentu Kemenangan di Pilpres

Kandidat Pilpres 2019. SUARAPANTAU.COM/INT

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan memasuki tahapan akhir masa kampanye ini para kandidat capres akan di uji seberapa besar pengaruh hasil blusukannya ke berbagai daerah dalam beberapa bulan terakhir.

Pasalnya, kampanye akbar akan menjadi penentu kemenangan persepsi antar calon, siapa kandidat pilpres yang didukung rakyat dan mana yang tidak.

“Ini merupakan momentum krusial bagi para kandidat pilpres karena bisa jadi kegiatan kampanye akbar ini akan menjadi tolak ukur para penyandang dana dalam menentukan arah dukungannya kedepan, meskipun pada dasarnya dari kampanye tertutup kemarin sudah kelihatan pihak mana yang lebih di inginkan rakyat walaupun terdapat perbedaan yang cukup menonjol mengingat salah satu kandidatnya merupakan petahana yang menggunakan anggaran negara dan seluruh fasilitasnya dan hasilnya bisa masyarakat dapat menilai sendiri” tutur Jajat.

Jajat menambahkan, meskipun belum secara bulat, tapi dukungan yang diberikan kepada kedua kandidat capres ini sudah dapat di golongkan, akan tetapi perbedaannya yang cukup menonjol.

Hal itu, sambung Jajat, justru muncul fenomena antara pihak yang berbiaya gotong royong tapi masif dan pihak yang dengan biaya negara tapi hasilnya tidak efektif. Indikatornya dari survey terakhir yang menempatkan petahana berada di angka kurang dari 50 persen.

“Tidak dapat dipungkiri hingga saat ini biaya demokrasi kita cukup besar untuk itu peran dari para donatur atau penyandang dana dalam kampanye masih sangay besar, untuk itu kampanye akbar yang sebentat lagi akan dilaksanakan merupakan ajang pembuktian bagi para partai koalisi dan kandiday capres untuk menunjukan kekuatannya masing-masing, karena kampanya akbar merupakan momentum sebagai ajang bagi rakyat untuk berpesta demokrasi seperti yang pernah terjadi ditahun 1997 ketika PDI membuat Jakarta METAL, merah total”, tutup Jajat.(*)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait