Politik

Korban Berjatuhan, DPR Didesak Bentuk Pansus Pemilu

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, sikap diam DPR dan pemerintah atas meninggalnya ratusan petugas pemilu patut dipertanyakan.

Pasalnya, kematian hingga ratusan jiwa tidak dapat di abaikan begitu saja tanpa ada kejelesan statusnya.

“Selama ini DPR hanya desas-desus meributkan wacana pembentukan pansus tentang kecurangan pemilu, namun tidak satupun dari semua partai membahas lebih spesifik tentang bagaimana mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya ratusan petugas KPPS ini”, tutur Jajat.

Jajat menambahkan, kita memang telah mencetak sejarah pelaksanaan demokrasi terbesar tapi disisi lain ada peristiwa terburuk dalam sejarah yaitu meninggalnya ratusan jiwa akibat pemilu itu sendiri dan tidak dapat diabaikan begitu saja tanpa adanya kejelasan.

Lebih jauh, kata Jajat, sejatinya sebagai lembaga negara DPR mendorong hal itu sebagai prioritas sehingga pemerintah yang cenderung memperlihatkan sikap pasif ini bisa segera mengusut tuntas.

“Apapun ceritanya sebuah pesta demokrasi hingga menimbulkan ratusan nyawa ini tidak hanya cukup akan menjadi bahan evaluasi kedepan mengenai mekanisme pelaksanaanya, saya kira untuk saat ini mengungkap siapa yang harus bertanggung jawab lebih tepat dibanding hanya membahas wacana umum jika sistem pemilu kita kedepan akan di evaluasi”, tutup Jajat.(*)

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Close
Close