Ekonomi

BUMN Terus Bermasalah, Kapan Presiden Pecat Rini Soemarno ?

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengaku prihatin dengan memburuknya situasi perekonomian menyusul defisitnya sejumlah BUMN.

Ia menegaskan Presiden Joko Widodo harus mengevaluasi bahkan memecat Menteri BUMN, Rini Soemarno yang dinilai telah gagal memulihkan kondisi sejumlah perusahaan BUMN.

Jajat menyayangkan penunjukan sejumlah direksi BUMN yang berdampak BUMN salah urus hingga defisit atau menanggung kerugian.

“Sebagai contoh permasalahan ditubuh PLN bukan sebatas permasalahan teknis, faktanya orang yang dipercayakan menjadi Dirut PLN sekarang menjadi tahanan KPK, disini terlihat jelas jika pemilihan pimpinan PLN sejak awal sudah bermasalah,” tegasnya.

Selanjutnya, lanjut Jajat, masalah yang terjadi tentang padamnya listrik seperti saat ini ibarat bom waktu atas kegagalan Rini Soemarno yang asal tunjuk mungkin hanya karena faktor kedekatan.

Jajat menambahkan, tidak hanya PLN yang bermasalah, berbagai perusahaan lain dibawah BUMN juga menghadapi permasalahan yang tidak jauh beda seperti Krakatau Stell yang diambang kebangkrutan.

Selain itu, manajemen Garuda yang terus merugi adalah sederet bukti buruknya kinerja Menteri BUMN dibawah Rini Soemarno.

“Saat ini masyarakat butuh bukan sebatas parodi sikap reaktif Presiden yang mendatangi kantor PLN. Ada hal yang lebih besar yang bisa dilakukan Presiden untuk mengatasi berbagai masalah perusahaan BUMN. Sebagai contoh, memecat Menteri BUMN Rini Soemarno yang sudah terbukti gagal memimpin BUMN selama 1 periode ini”, tutup Jajat.

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Close
Close