Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Terus Bertambah, Pemprov Berencana Usulkan Penerapan PSBB

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. (Foto: Dok. Facebook/Irwan Prayitno)

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) berencana akan mengusulkan penerapan hukum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat. Hal itu seiring dengan bertambahnya jumlah warga yang dinyatakan positif terjangkit wabah virus Corona (Covid-19) di provinsi tersebut.

Adapun rencana tersebut diketahui melalui halaman Facebook Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Dalam unggahannya tersebut, Irwan tengah melakukan rapat percepatan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat bersama jajaran terkait di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Senin (13/4/2020).

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan mengusulkan ke pusat dua kota sebagai daerah Penerapan hukum Pembatasan Sosial Skala Berskala Besar (PSBB), yaitu Kota Padang dan Kota Bukittinggi,” kata Irwan dalam halaman tersebut seperti dikutip suarapantau.com.

Irwan mengatakan jika yang menjadi pertimbangan baginya untuk mengusulkan penerapan PSBB bagi daerahnya yakni semakin meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di daerah tersebut. Tercatat, hingga Senin (13/4), sebanyak 44 kasus positif terjadi di Sumbar. Adapun daerah yang paling banyak yakni Kota Padang dan Kota Bukittinggi.

“Dari hasil kajian kita untuk PSBB, Padang dan Bukittinggi yang mungkin memenuhi syarat. Sementara untuk 17 kabupaten dan kota lainnya dianggap belum memenuhi syarat,” tutur Irwan.

Selain itu, dirinya juga mengatakan bahwa untuk mengusulkan PSBB ke Kementerian Kesehatan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Syarat itu saat ini sedang dikaji oleh berbagai pihak termasuk dari Akademisi dan Badan Litbang Sumbar.

“Banyak kategori yang harus dikaji, di antara syaratnya adalah jumlah peningkatan pasien positif Covid-19, dimana hingga kemaren menurut data ada 44 pasien positif Covid-19 di Sumbar dan yang paling banyak adalah Padang dan Bukittinggi,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga Senin (13/4) sebanyak 44 kasus positif Corona tersapat di Sumbar. Adapun 15 pasien diantaranya masih dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan di daerah tersebut.  Delapan diantara 15 pasien tersebut dirawat di RSUP M Djamil Padang. Kemudian, tiga pasien dirawat di RS Achmat Muchtar Bukittinggi, satu orang di RSUD M Zein Painan dan satu orang lagi di Semen Padang Hospital. Selain itu, satu pasien positif juga dirawat di RSUD Kepulauan Mentawai dan satu korban di RS Bhayangkara Padang.

Juru bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan jika selain dirawat, pasien yang dinyatakan positif juga melakukan isolasi mandiri di rumah sebanyak 19 orang.

“Tujuh dari 44 pasien juga telah dinyatakan sembuh oleh tim kesehatan RSUP M Djamil Padang yakni pasien positif Covid-19 asal Pesisir Selatan. Selain itu, berdasarkan laporan dari berbagai rumah sakit rujukan, secara umum kondisi pasien berangsur pulih,” ungkap Jasman.

Untuk pasien yang meninggal dunia di Sumbar akibat wabah ini sebanyak tiga orang. (co)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pos terkait