Kampus

Mahasiswa STIH Bone Protes Kenaikan Biaya Kuliah Ditengah Pandemi

SUARAPANTAU.COM, BONE – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu hukum (STIH) protes kenaikan biaya kuliah ditengah pandemi Covid-19.

Menanggapi kebijakan tersebut, sejumlah perwakilan mahasiswa mencoba melakukan audiensi untuk mempertanyakan kebijakan kenaikan uang kuliah di STIH Watampone.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH Pengayoman Watampone, Ikram mengungkapkan kekecewaannya atas hal ini. Menurutnya, hampir semua mahasiswa dikampusnya terdampak pandemi Covid-19.

“Saya sangat menyayangkan sikap alot dari pihak akademik, mereka tidak mempertimbangkan kondisi mahasiswa, menaikkan SPP sampai kartu ujian yg unfaedah. Kan lucu, kita ujian/final lewat via daring terus kita di suruh beli kartu ujian,” kata Ikram, Selasa (30/6/2020).

Sementara itu, Taufik salah seorang perwakilan mahasiswa yang turut hadir dalam audiensi tersebut mengatakan, hal yang sangat fundamental adalah perihal kartu ujian yang kami dianggap tidak berdasar, selain itu tidak adanya penyesuaian biaya SPP dimasa pandemi jelas sangat memberatkan para mahasiswa.

“Pihak akademik, mengatakan bahwa mengenai kartu ujian itu, merupakan culture dari kampus ini. Padahal kami diwajibkan membayar SPP yang seharusnya semua itu sudah ada didalamnya, jelas ini merupakan pungli jika demikian, kami akan tempuh sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” tegas Taufik yang juga menjabat Menteri Internal BEM STIH Watampone ini.

Taufik menambahkan, para mahasiswa juga mempersoalkan transparansi statuta kampus, hingga hari ini statuta tersebut tidak pernah diperbaharui.

“Kami dijanjikan statuta kampus, namun ternyata statuta tersebut belum diperbaharui,” pungkas Taufik.(*)

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Close
Close
%d blogger menyukai ini: