Daerah

Gerindra Bakal Usung Kader di Pilkada Sleman, Nama Danang Wicakasana Menguat

SUARAPANTAU.COM, SLEMAN – Keinginan Partai Gerindra mengusung kader internal di Pilkada Sleman dipastikan bakal merubah konstalasi politik Kabupaten Sleman.

Nama politikus Partai Gerindra Danang Wicaksana disebut-sebut akan meramaikan Pilkada Sleman pada 9 Desember mendatang. Danang disebut-sebut akan berpasangan dengan politisi Golkar, Banudoyo Manggolo.

Terkait kabar tersebut, Danang belum memberi kepastian. Ia hanya memberi jawaban diplomatis. Menurut Danang, melihat konstelasi politik di Sleman belakangan ini, Gerindra merasa perlu mengusung kader internal partainya.

“Melihat konstalasi politik saat ini, kami di Gerindra perlu mengusung kader sendiri untuk maju,” kata Ketua Bidang Informasi Strategis DPP Gerindra itu, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/7/2020).

Seperti diketahui, PDI Perjuangan merekomendasikan pasangan Kustini Sri Purnomo – Danang Maharsa untuk maju pada Pilkada Sleman. Selain Kustini, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun juga berpotensi besar maju di Pilkada Sleman. Hanya saja, hingga saat ini belum ada satu partaipun yang memberi rekomendasi kepadanya.

Meski berencana mengusung kader internal, Partai Gerindra kata Danang harus berkoalisi dengan partai lain. Alasannya, enam kursi Gerindra di DPRD Sleman tidak cukup untuk mengajukan kandidat sendiri. Sebagai Koordinator Regional Partai Gerindra Wilayah Kalimantan Raya dan DIY, Danang akan melakukan komunikasi politik dengan partai lain termasuk Golkar.

“Mungkin karena itulah saya lalu dihubungkan-hubungkan. Padahal saya juga berkomunikasi dengan PAN, PKB, PPPP juga,” ujarnya.

Walaupun enggan menjawab pasti soal kabar yang menyebut dia akan kembali terjun di Pilkada Sleman, namun Danang menyebut jika Sleman perlu penguatan identitas sebagai kota budaya dan pelajar. Selain itu, ucap Danang, Sleman juga perlu menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga mengusulkan adanya terobosan pariwisata agar Sleman bisa jadi destinasi internasional.

“Caranya, dengan mengangkat kearifan lokal masyarakat asli Sleman dan titik-titik destinasinya. Ben Sleman rak ngene-ngene wae [agar Sleman tak begini-begini saja, red],” katanya.

Sekadar diketahui, Danang Wicaksana pernah mengikuti kontestasi di Sleman pada 2015. Kala itu, Danang mendampingi Yuni Satia Rahayu melawan pasangan Sri Purnomo dan Sri Muslimatun. Pada pilkada 2015, Yuni dan Danang legawa mengakui kemenangan pasangan duo Sri tersebut.(*)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Suara Pantau
%d blogger menyukai ini: