Raja Alam Minangkabau Pagaruyuang Dukung Fakhrizal Gubernur Sumbar

Calon gubernur Sumbar nomor urut 3, Fakhrizal berfoto bersama Raja Alam Minangkabau Pagaruyuang beserta ninik mamak. (Foto: Timses FaGe)

SUARAPANTAU.COM, PADANG – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 3, Fakhrizal-Genius Umar terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Kali ini dukungan datang dari Raja Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qarar, H dr Sutan M Farid Tayib Tuanku Abdul Fatah.

“Kami Raja Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qarar mendukung pasangan gubernur dan wakil gubernur Sumbar nomor urut 3, Bapak Fakhrizal dan Genius Umar,” kata Sutan M Farid Tayib, Senin (9/11/2020).

Selain Raja Alam Minang Kabau, dukungan juga diberikan oleh Prof. Dr. Ir. Raudha Thaib, M.P. Adapun Raudha Thaib sendiri merupakan Ketua Bundo Kanduang se Sumatera Barat yang bergelar Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib. Menurutnya, Sumatera Barat atau Minangkabau khususnya merupakan suatu daerah yang menganut paham matrilineal. Matrilineal adalah suatu adat masyarakat yang mengatur alur keturunan berasal dari pihak ibu.

Untuk itu, besar harapannya kepada pasangan nomor urut 3 tersebut bagaimana untuk lebih menerapkan aturan tersebut. Selain itu, Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib juga menyinggung soal filosofi Sumatera Barat, yakni Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), Sarak Mangato, Adat Mamakai, alam takambang jadi guru.

“Sumatera Barat kan terkenal dengan sistem kekerabatan matrilineal. Dimana, perempuan diletakkan secara strategis, seimbang dan berimbang dengan laki-laki. Selain itu, Sumatera Barat ini kan juga terkenal dengan filosofi Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), Sarak Mangato, Adat Mamakai, alam takambang jadi guru. Jadi harapan kami kepada Pak Fakhrizal sebagai calon gubernur, bagaimana mengimplementasikan filosofi itu kedalam masyarakat,” kata Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib.

“Dan ini yang sebenarnya yang harus kita jalankan. Kalau tidak begitu, nanti Minangkabau ini tinggal nama saja. Sementara gempuran budaya-budaya lain begitu gencar. Jadi kalau tidak ada filosofi atau pegangan yang jelas bagi orang Minang, tentu ketahanan keluarga tersebut akan goyah. Dan itu yang kita harapakan adalah basisnya itu yakni kaum. Sebab, kaum di Minangkabau itu merupakan negara-negara kecil. Dia punya struktur, anggota dan wilayah yang jelas,” terang Puti Reno.

Menanggapi dukungan dari ketua adat dan ketua Bundo Kanduang tersebut, Fakhrizal mengatakan jika dirinya berterima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan kepada pasangan yang diusung oleh Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti dan memberikan pengaruh terhadap dirinya dan begitu juga dengan pasangannya, Genius Umar.

“Terima kasih banyak atas dukungan yang telah diberikan. Insya Allah, kita akan memimpin Sumatera Barat dalam lima tahun kedepan,” kata Fakhrizal yang merupakan mantan Kapolda Sumbar.

“Jika kami diamanahkan untuk memimpin Sumbar, banyak program yang nantinya akan kita jalankan, salah satunya yakni mengenai adat dan budaya Minangkabau itu sendiri yang nantinya lebih kita perkuat lagi. Salah satunya adalah kami akan memperkuat lembaga adat yang sudah kami canangkan dan cantumkan dalam visi, misi serta program-program yang akan kita bawa fan kita jalani dalam lima tahun kedepan,” tegas Fakhrizal.

Adapun program unggulan Fakhrizal-Genius Umar adalah sebagai berikut:

1.Satu rumah satu sarjana (bagi masyarakat miskin).

2. Pendidikan dan kesehatan gratis (bagi masyarakat miskin).

3. Satu miliyar per kecamatan.

4. Satu kabupaten kota satu program unggulan.

5. Bantuan keuangan khusus KAN.

6. Insentif garin/ guru ngaji dan guru PAUD.

7. Gratis biaya listrik dan air seluruh masjid serta pengembangan rumah tahfidz.

8. Pengembangan pariwisata terintegrasi yang berwawasan lingkungan.

9. Bantuan khusus untuk posyandu dan insentif kader posyandu.

10. Bantuan keuangan khusus untuk PKK dalam pengembangan ekonomi dan pemberdayaan perempuan.

11. Program kesejahteraan anak terlantar, lansia, dan penyandang disabilitas.

12. Reward untuk atlit, seniman, dan budayawan yang berprestasi.

13. Peningkatan infrastruktur yang terintegrasi dan kemudahan investasi.

14. Pengembangan ekonomi kreatif dan bantuan permodalan untuk pengusaha milenial.

15. Beasiswa khusus untuk hubungan internasional, ekonomi dan pondok pesantren.

16. Bantuan khusus riset, pengembangan dan penilitian bagi perguruan tinggi negeri dan swasta.

17. Pendidikan tingkat SLTA Gratis.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait