OpiniPendidikan

Sri Sudaryati: Teknologi Pendidikan dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Sri Sudaryati,S.Pd.,M.Pd
*(Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Madako)

TEKNOLOGI PENDIDIKAN merupakan rumpun bidang ilmu pendidikan yang mempelajari tentang permasalahan dalam proses pembelajaran. Masalah yang dipelajari dalam lingkup dunia teknologi pendidikan secara menyeluruh, mulai dari permasalahan belajar yang dialami individu baik pendidik, peserta didik, maupun sistem secara menyeluruh yang ada pada dunia ilmu pendidikan.

Sistem ilmu pendidikan di dalam teknologi pendidikan berfokus pada pengembangan kurikulum serta membawa peran pemanfaatan teknologi dalam dunia ilmu pendidikan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memecahkan masalah yang ada saat ini di dalam bidang ilmu pendidikan. Teknologi Pendidikan mencakup desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, serta evaluasi.

Pendidik dituntut agar kreatif memberikan inovasi dalam dunia ilmu pendidikan, bisa melalui kurikulum, sumber berlajar, metode pembelajaran, maupun model pembelajaran yang menyenangkan dan efisien untuk peserta didik.

Pentingnya seorang pendidik mengetahui pengembangan kurikulum, mengenal dan memahami konsep belajar secara menyeluruh, melakukan evaluasi, belajar mengelola pelatihan, membuat media pembelajaran yang berkualitas, seperti pembuatan website pendidikan, pembuatan video dan juga foto yang berhubungan dengan dunia pendidikan serta tak sedikit pembuatan game ataupun software yang menunjang proses pembelajaran bagi peserta didik. Termasuk pula pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia.

Peranan teknologi pendidikan di dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, sangat berpengaruh untuk proses pengembangan bahasa dalam dunia pendidikan. Di dalam kehidupan, manusia tidak terlepas dari pemakaian bahasa. Dengan bahasa seseorang dapat mengungkapkan ide, gagasan, pikiran, dan keinginannya dalam menyampaikan pendapat dan informasi. Bahasa sebagai alat untuk interaksi antarmanusia dalam masyarakat memiliki sifat sosial yaitu pemakaian bahasa digunakan oleh setiap lapisan masyarakat.

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada era revolusi industri 4.0 era digital yang memungkinkan terjadinya interkoneksi antara mesin fisik dengan sistem produksi. Teknologi di dalam dunia ilmu pendidikan membantu manusia dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berbisnis, berbagi pengetahuan, maupun berpartisipasi di dalam masyarakat sosial dan politik terlepas dari permasalahan bahasa dan keahlian menggunakan komputer.

Contoh keterlibatan bahasa dalam penggunaan teknologi adalah (1) menemukan informasi dengan mesin pencari, (2) mengecek ejaan dan tata bahasa dengan prosesor kata, (3) mengikuti petunjuk lisan dari sebuah sistem navigasi, dan (4) menerjemahkan halaman (web) melalui layanan daring. Kekurangan yang masih ada dalam perkembangan teknologi bahasa yang sekarang adalah penggunaan pendekatan statistik yang tidak tepat serta pengetahuan dan metode linguistik yang tidak diterapkan secara lebih mendalam.

Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada era digital saat ini, memaksa pendidik menggunakan metode pembelajaran maupun model pembelajaran yang menyenangkan dan efisien untuk peserta didik tentunya dengan mengikuti pengembangan kurikulum saat ini.

agar menarik minat peserta didik, serta menanamkan pentingnya mempelajari bahasa dan sastra Indonesia. Seperti contoh pada pengaplikasian apresiasi suatu karya peserta didik seperti pembuatan puisi, dapat ditampilkan melalui pembuatan video dan dikemas dengan menarik, kemudian dapat dipublikasi melalui berbagai platform sosial media saat ini agar dapat dinikmati oleh khalayak ramai.(*)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Suara Pantau
%d blogger menyukai ini: