Tamsil Linrung: Kita Prihatin Terhadap Kondisi Politik dan Demokrasi Indonesia

  • Whatsapp
Tamsil Linrung Saat Memberikan Sambutan di Acara Milad HMI

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) rayakan Tasyakuran Milad HMI ke 74 di Aula DHN Gedung Joang 45, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021).

Kegiatan yang dihadiri oleh kader dan Alumni tersebut mengangkat tema “HMI Berjuang, Indonesia Menang” dirangkaikan dengan launching buku “Meretas Orientasi Perjuangan HMI”.

Bacaan Lainnya

Selain digelar secara luring, kegiatan tersebut juga dihadiri ratusan peserta secara daring melalui aplikasi zoom. Tampak hadir dalam kegiatan yakni Pengacara Senior yang juga mantan ketua PB HMI MPO (1986-1988), Prof. Dr. Eggi Sudjana, M. Si, Anggota DPD RI, Tamsil Linrung yang juga mantan ketua umum PB HMI MPO, dan beberapa tokoh alumni lainnya.

Baca Juga: Tamsil Linrung Buka Milad HMI ke-74 di Gedung Joang 45 Menteng

Hadir memberi sambutan sekaligus membuka acara, Tamsil Linrung mengungkapkan bahwa pnggilan ke Indonesia an dan Ke Islam an lah menggerakkan kita di HMI.

“Panggilan ke Indonesiaan dan Ke Islaman yang menggerakkan kita di HMI,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, dirinya prihatin terhadap aspek kehidupan politik dan demokrasi bangsa Indonesia beberapa bulan terakhir.

“Kita prihatin dalam aspek kehidupan politik, demokrasi bangsa Indonesia yang menduduki urutan 65 dari 100 lebih negara. Kita tertinggal dari Malaysia yang berada diurutan 43,” tambah nya.

Disamping itu, dirinya juga menyinggung bahwa Tahun 2022 ada 101 daerah yang akan menggelar Pilkada. Ada hak politik 5 tahunan di daerah itu, sehingga tidak bisa dilakukan penundaan. Menunda berarti merampas hak rakyat dalam berdemokrasi.

“HMI harus terus memberikan kontribusi, memberikan solusi dari berbagai problem kebangsaan dengan semangat ke Islam an, Kita mesti memastikan pondasi kebangsaan kita yang dibangun dari demokrasi yang sehat ,” harapnya.(*)

Facebook Comments

Pos terkait