Balai Bangga Kencana Gelar Orientasi Pendataan Keluarga Di Wakatobi

  • Whatsapp
Camat Wangi-wangi bersama Penyuluh KB Ahli Muda Kabupaten Wakatobi, Tuti Suwarningsih saat memberikan sambutan (foto:SP)

SUARAPANTAU.COM, WAKATOBI – Balai Bangga Kencana Kecamatan Wangi Wangi Kabupaten Wakatobi menggelar Kegiatan Orientasi Pendataan Keluarga Tahun 2021 di Aula Kantor Kecamatan Wangi Wangi.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Wangi-wangi Harbiadi Ode Aeno. Dalam sambutannya, ia mengatakan, Pendataan Keluarga adalah hal yang sangat penting dalam pengumpulan data yang berkualitas dan valid.

Bacaan Lainnya

“Pendataan keluarga penting bagi pemerintah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi program Pembangunan Keluarga kependudukan, keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan program pembangunan lainnya,” ungkap Harbiadi Ode Aeno, Kamis, (25/3/2021).

Iklan PU Makassar

Ia juga menginstruksikan kepada kepala desa dan lurah di wilayah kecamatan wangi wangi untuk memberikan dukungan kepada penyuluh dan petugas lapangan KB sebagai ujung tombak pelaksaan program bersama-sama kader KB serta masyarakat untuk mensukseskan Pedataan Keluarga tahun 2021.

 

Ditempat yang sama, Koordinator Balai Penyuluhan Bangga Kencana Kecamatan Wangi Wangi-wangi sekaligus Penyuluh KB Ahli Muda Kabupaten Wakatobi, Tuti Suwarningsih menjelaskan, orientasi tersebut dilakukan selama dua hari dari Tanggal 25 – 26 Maret 2021 yang diikuti oleh 79 orang peserta yang terdiri dari 20 orang tenaga Supervisor dan 59 orang Kader pendata se-Kecamatan Wangi-wangi.

Kegiatan Pendataan Keluarga adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyajian dan pemanfaatan data demografi, data keluarga berencana, data keluarga sejahtera, dan anak.

Masyarakat bersama pemerintah dibawah naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar orientasi pendataan secara serentak se-Indonesia setiap lima tahun sekali sebagaimana yang telah berlangsung tersebut.

Pendataan Keluarga 2021 akan dilaksanakan selama dua bulan yaitu mulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2021 dengan cara dor to dor (rumah-kerumah) menggunakan Aplikasi Pendataan Keluarga 2021 (PK21) dengan penerapan protokoler kesehatan secara ketat.

“Petugas atau kader pendata akan mendatangi rumah ke rumah untuk mendata dengan menggunakan aplikasi PK21 melalui 2 metode pendataan yaitu dengan menginput data keluarga melalui smartphone maupun paper based (berbasis formulir) Untuk Kecamatan Wangi Wangi kita memiliki sasaran pendataan sebanyak 9.041 KK, dan kita pastikan pelaksanaan pendataan keluarga akan berjalan dengan baik dan sukses,” jelasnya Tuti Suwarningsih.

Untuk mensukseskan program dimaksud, ia berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta aparatur pemerintah agar ikut serta mengedukasi masyarakat sehingga menghasilkan data yang berkualitas dan valid.

Dijelaskannya, kegiatan orientasi menjadi sarana untuk pembekalan bagi para kader mengingat data dan informasi keluarga yang akan dihimpun ini sangat penting dan strategis, karena bukan hanya sebagai alat untuk mengukur indikator kinerja program keluarga berencana akan tetapi untuk menyediakan data untuk penggerakan program kedepan.

Adapun, poin-poin penting yang akan ditanya oleh petugas lapangan, diantaranya jumlah keluarga, jumlah anggota keluarga, jumlah peserta KB, jumlah keluarga menurut kelompok umur, jumlah keluarga yang bekerja atau tidak bekerja, dan data-data seputar keluarga lainnya.

Kegiatan Orientasi Pendataan Keluarga 2021 yang dilakukan pada Kader Pendata, dimaksudkan agar kader pendata dapat menjabarkan langkah pelaksanan pendataan Berkualutas, Menjelaskan sasaran PK21, Melakukan pengisian formulir F/I/PK/21 , Menjelaskan cara membuat list keluarga dan sket peta keluarga, Menjelaskan rekap RT, Menjelaskan tata cara penggunaan username dan password sehingga pada saat Pendataan Keluarga 2021 sudah siap dan dapat dipahami.

Selain itu, diharapkan Kader pendata mampu memiliki pemahaman tentang mekanisme dan tata cara pelaksanaan PK21, Kader pendata memahami definisi keluarga untuk menentukan keluarga yang didata, Kader pendata terampil dalam berkomunikasi yang baik dan megedukasi keluarga tentang pentingnya pelaksanaan PK21 serta Kader Pendata mampu mengoperasikan dan mengisi aplikasi PK21. (Sf/SP)

Facebook Comments

Pos terkait