Andi Yuliani Paris: Kami Berdarah Darah Wujudkan Jaringan Gas di Wajo

  • Whatsapp
Andi Yuliani Paris, Anggota DPR RI

SUARAPANTAU.COM, WAJO– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)) Republik Indonesia (RI), Andi Yuliani Paris dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan II menyebutkan bahwa tahun 2021 Kabupaten Wajo akan mendapatkan tambahan jatah jaringan gas sebanyak 5000 pelanggan.

“Anggaran Kementerian ESDM 2021 terkait jargas sudah dibahas di Juli- September 2020. Salah satunya yaitu Kabupaten Wajo akan ada lagi tambahan sekitar 5.000 pelanggan,” ujar anggota DPR RI Andi Yuliani Paris (AYP) , dikutip dari pedoman.media

Bacaan Lainnya

Politisi PAN ini menyebut betapa susahnya mewujudkan program tersebut sebab nyaris tidak masuk dalam skala prioritas. Dirinya merupakan tokoh sentral dibalik terwujudnya proyek jaringan gas di Wajo. AYP berjuang di parlemen sejak 2016 agar masyarakat Wajo bisa menikmati gas.

“Tapi kami terus berjuang. Awalnya susahnya setengah mati. Mulai dari akhir 2016 sampai 2018 di setiap rapat di Komisi Vll, saya tegaskan bahwa rakyat Wajo punya gas dan mereka harus menikmatinya,” terang AYP.

Selama dua tahun ia suarakan proyek jaringan gas di Wajo. Di rapat rapat komisi, bersama Kementerian ESDM ia juga menyampaikan bahwa proyek ini bukan sekadar perspektif ekonomi. Tapi juga rasa keadilan bagi masyarakat Wajo.

“Kata kata itu terus saya dengungkan setiap rapat dengan Menteri ESDM (Pak Ignasius Jonan). Tak bosan-bosannya saya tegaskan mulai akhir 2016 sampai pembahasan anggaran di 2018,” tutur AYP.

Rapat kemarin melalui TV Parlemen, AYP menyampaikan bahwa harga gas untuk jargas yang masih 4,5 US dollar per MMBTU harus bisa diturunkan sehingga gas untuk jargas lebih murah.

“Sampai direktur pertagasnya Pertamina saya pepet terus. Karena awalnya ESDM agak ragu. Saya sampaikan di rapat Komisi Vll kalau memang ada utangnya BUMD Wajo di tahun tahun sebelum 2015 kepada Pertagas maka saya yang bayar yang penting ada jargas di Wajo,” ucap AYP.

AYP menyebutkan ini adalah kerja bersama. Muaranya adalah kesejahteraan rakyat.

Ia berharap perjuangannya memasukkan proyek jargas di Wajo tidak perlu diklaim sana-sini oleh OPD tertentu.

“Ini ada rekaman rapatnya di Komisi Vll. Cuman kadang juga masalahnya ada SKPD atau OPD di Wajo ngaku-ngaku kalau itu perjuangannya. Padahal kami yang berdarah-darah dan berjuang ke pusat,” ketuanya.

Tapi bagi AYP itu tidak penting. Yang penting proyek ini dinikmati rakyat. Gas yang menjadi hak masyarakat Wajo sebagai bagian dari sumber daya alam daerah bisa dirasakan manfaatnya.

“Itulah tujuan perjuangan kita. Agar rakyat merasakan keadilan ekonomi dari eksplorasi kekayaan daerah,” imbuhnya.(*)

Facebook Comments

Pos terkait