Sekjen Gerindra Silaturahmi ke Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Rawamangun

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani bersilaturrahmi ke Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Bilangan Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (13/4/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Muzani didampingi Wakil Ketua Komisi VIII DPR Moekhlas Sidik dan Anggota Komisi II Fraksi Partai Gerindra DPR Prasetyo Hadi.

Ahmad Muzani membahas toleransi dan vaksinasi calon jamaah haji Indonesia sebagai syarat keberangkatan ke tanah suci Mekkah.

“Di bulan suci ramadhan ini, saya bersama jajaran Partai Gerindra melakukan silaturahmi dengan Kiai Haji Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU yang juga Ketua MUI. Saya ucapkan terima kasih atas kesediaan waktunya Pak Kiai,” kata Muzani dalam keterangannya usai dari kediaman KH Akhyar.

Bacaan Lainnya

Bagi Muzani, silaturahmi bagian dari upaya menjaga persatuan dan kesatuan nasional.

Terkait isu toleransi, Muzani mengatakan bangsa Indonesia memiliki keragaman agama dan kepercayaan yang bervariatif.

Di bulan Ramadhan ini, Muzani berharap umat Islam di seluruh Indonesia bisa menjalani ibadah puasa dengan lancar, aman, dan damai.

“Hal yang paling mahal dalam berbangsa dan bernegara adalah persatuan. Toleransi tidak dianggap sebagai barang mahal jika kita ke masjid tenang dan ke gereja tenang. Jadi itu yang harus dijaga,” ucap Muzani.

Menurut Muzani, persatuan dan kesatuan adalah kunci utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Karena itu, ia mengajak PBNU dan ormas Islam lainya di Indonesia untuk bersama melawan paham radikal.

“Jika kita kuat bersatu, kita tidak mudah dipecah belah dengan aksi-aksi radikal seperti terorisme. Kita harus jaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang telah dicapai dengan penuh perjuangan tumpah darah daripada pahlawan-pahlawan yang telah mendahului kita,” jelas Muzani.

“Kami juga mengajak PBNU serta ormas Islam lainnya untuk bersama-sama mempertegas sikap anti terorisme dan anti radikalisme. Sehingga bangsa Indonesia dapat terjaga persatuan dan kesatuannya,” tambah Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.

Terkait vaksinasi bagi calon jemaah haji Indonesia, Muzani mengatakan Arab Saudi saat ini menerapkan protokol kesehatan ketat. Sebab seluruh calon jemaah di seluruh dunia harus sudah divaksin terlebih dahulu di negara asalnya.

(*/res)

 

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *