Bintang Toto Tohari Serap Aspirasi Masyarakat Kuningan

  • Whatsapp
Bintang Toto Tohari Saat Laksanakan Kegiatan Reses

SUARAPANTAU.COM, KUNINGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Fraksi Gerindra Bintang Toto Tohari laksanakan kegiatan reses di tiga tempat yaitu Desa Rambatan, Longkewang, dan Desa Gunungmanik Kecamatan Ciniru.

Dalam pelaksanaan reses, banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait kondisi Jalan Rusak, Penerangan Jalan Umum (PJU), Bank Emok atau Bank Keliling dan Kebangkitan Ekonomi.

Iklan PU Makassar

Toto menyebutkan, pada pelaksanaan reses yang dilaksanakan di tiga desa tersebut. Kebanyakan masyarakat mengeluhkan dengan kondisi jalan yang rusak.

“Apalagi saat ini ditengah pandemi Covid-19, anggaran terkena refocusing. Jadi kami menyerap aspirasi masyarakat dan akan dibahas dalam agenda rapat bersama dinas terkait,” sebut Toto, Kamis (22/4/2021).

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I (Kecamatan Kuningan, Cigugur, Sindangagung, Garawangi, Ciniru dan Hantara) tersebut mengungkapkan, selain adanya keluhan jalan rusak. Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dengan maraknya bank Emok atau bank keliling.

Maraknya Bank Emok ditengah Pandemi Covid-19 ini, Toto menjelaskan, hal ini bisa membuat warga tambah sakit bebannya. Sebab, sistem bank Emok tersebut sangat ketat dan mereka meminta agar pemerintah mampu memberikan perlindungan.

“Sistem di bank Emok itu kan tak ada jeda waktu, telat sehari saja bisa dikejar. Selain itu juga bunganya besar. Ini yang membuat masyarakat jadi sakit. Padahal sekarang, semuanya lagi down. Untuk kebutuhan makan sehari-hari saja, banyak warga yang mengeluh,” jelasnya.

Selain itu, Toto menyerap aspirasi masyarakat terkait keluhan Penerangan Jalan Umum (PJU) dari jalan Garawangi menuju ke Kecamatan Ciniru dan Kecamatan Hantara bisa ditambahkan dan dipelihara dengan baik.

Untuk penambahan PJU belum dilakukan, tapi Ia menegaskan bahwa yang sudah ada PJU nya saja itu lampunya pada mati dan kurang pemeliharaannya.

“Iya PJU yang ada saja itu, lampunya ada yang mati dan sangat kurang sekali pemeliharaannya. Padahal PJU ini sangat penting untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara dan masyarakat punya hak untuk menikmati fasilitas tersebut,” tandasnya.

 

(*/rls)

Facebook Comments
  • Whatsapp