LCKI Jambi: Urgensi Bimtek Aparatur Desa Meningkatkan Inovasi Pembangunan

  • Whatsapp

SUARAPANTAU.COM, JAMBI – Ketua Umum Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Provinsi Jambi, Mappangara berharap aparatur desa mampu mengoptimalkan potensi desa di Provinsi Jambi.

Menurut Mappangara, Desa memiliki potensi ekonomi dan modalitas pembangunan apabila dikelola dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Namun apa artinya potensi, bila tata kelola pembangunan desa, tata keuangan dan belanja APBDesa tidak berkualitas dan tidak berjalan efektif dan efesien,” tutur Mappangara dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi (Sabtu, 15/5/2021).

Ia menyebutkan, dalam konteks pembangunan desa kuncinya adalah tata kelola pembangunan yang harus transparansi tidak menutup diri pada perkembangan zaman.

“Lalu bagaimana cara nya ? Belajar pada negara Inggris, Jepang dan Korea Selatan. Dari keberhasilan negara-negara tersebut, tidak terlepas dari manajemen dan pengetahuan yang memiliki peran penting dalam pembangunan,” ujarnya.

Mappangara mengapresiasi Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) yang memiliki Program Inovasi Desa (PID) agar masyarakat dapat mengetahui daya inovasi desa-desa di Nusantara seperti di negara-negara maju.

“PID mampu mengangkat tata kelola pengetahuan pembangunan desa yang inovatif, sebelumnya inovasi desa nyaris tertutup sehingga persepsi publik menyimpulkan banyak dana desa diselewengkan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Ia menyebutkan penyalahgunaan dana desa relatif berkurang karena adanya program pemerintah pusat menekankan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa.

Dalam hal ini, SDM yang sangat diperlukan oleh kades-kades serta melaksanakan BIMTEK bagi aparatur pemerintah desa.

Hal tersebut, kata dia, dapat meningkatkan pengawasan masyarakat.

“Selain itu, keterlibatan berbagai pihak seperti pendamping desa, kepolisian dan kejaksaan, kementerian keuangan, kementerian dalam negeri, media massa, LSM dan lain sebagainya, yang juga sebagai pengawas terhadap pengunaani Dana Desa,” tutupnya.

(*/Basri)

Facebook Comments

Pos terkait