Wacana Satu Data Kependudukan Terintegrasi, Rachel Maryam: Perlu Otoritas Independen

  • Whatsapp

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rachel Maryam Sayidina menyambut dengan baik wacana pemerintah tentang satu data kependudukan yang saling terintegrasi. Dalam wacana tersebut, nantinya pemerintah akan melakukan penggabungan antara data pribadi dengan satu data kependudukan, Rabu (9/6/21).

Rachel mengatakan dengan satu data kependudukan yang terintegrasi dengan data pribadi tentu akan memberikan manfaat untuk masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Saya pikir ini sebuah rencana yang bagus. Karena sistem satu data kependudukan yang terintegrasi tentu akan banyak manfaatnya,” kata anggota komisi I itu saat dihubungi wartawan suarapantau

Meski demikian politisi Gerindra tersebut mengingatkan pemerintah dalam pelaksanaanya harus dijaga dan berjalan sesuai dengan fungsinya. Sebab, data pribadi akan sangat berbahaya jika disalahgunakan oleh oknum tertentu apalagi untuk kepentingan politik.

“Hanya saja pelaksanaannya harus dijaga agar berjalan sesuai dengan fungsi dan tujuannya, jangan sampai ada penyalah gunaan. Misalnya untuk kepentingan politik,”ungkapnya.

Politisi Gerindra tersebut juga menyatakan perlu ada lembaga independen untuk memastikan keamanan data tersebut, supaya kasus kebocoran data tidak terulang kembali.

“Kita juga tentunya tidak mau kedepan ada lagi kasus-kasus kebocoran data. Harus ada lembaga independen yang menampung dan menjaga data-data ini,”ujarnya.

Lebih jauh Rachel mengatakan, saat ini Komisi I DPR terus melakukan pematangan dalam membahas Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP).

“Itulah sebabnya kami di komisi I DPR RI juga sedang terus membahas RUU Perlindungan Data Pribadi dengan pemerintah,” pungkasnya

(*/SA)

Facebook Comments

Pos terkait