Dosen UNM Berbagi Tips Penanganan Pasca Panen Jahe Merah

  • Whatsapp
dok ist

SUARAPANTAU, GOWA — Sejumlah dosen Prodi Pendidikan Teknologi Pertanian (PTP) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan edukasi penanganan pasca panen untuk meningkatkan nilai jahe merah.

Kegiatan tersebut dilakukan kepada Warga Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sabtu (3/7/2021).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai dari jahe merah tersebut, sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi warga setempat.

Jahe merah sendiri dapat diolah untuk berbagai macam olahan makanan yang memiliki berbagai khasiat.

“Jahe merah setelah dipanen itu memerlukan penanganan tersendiri agar tidak menurunkan kualitas dari jahe tersebut,” ujar Ratnawaty Fadilah, Ketua Tim pengabdi.

Setelah proses panen ada beberapa cara yang harus dilakukan petani, mulai dari mengeringkan hingga pengolahan.

Proses pengeringan juga harus memiliki penanganan khusus, biasanya warga hanya menjemur di bawah sinar matahari. Tetapi jika kondisi alam sedang tidak bagus, proses pengeringan akan menjadi masalah.

Diketahui, Desa Pao sendiri merupakan salah satu desa wisata di Sulawesi Selatan. Tempat paling iconik di Desa tersebut adalah air terjun Bantimurung Gallang, yang selalu didatangi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan masyarakat mampu menghasilkan produk asli daerah dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Senada, M Basri, Kepala Desa Pao mengapresiasi kegiatan ini. Warga dapat mengaplikasikan pelatihan ini, sehingga mereka bisa mendapatkan pendapatan tambahan selain hanya bertani.

“Kami sangat berterimakasih atas kedatangan bapak ibu dosen dari PTP UNM, semoga warga dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan kepada kami,” ujar Basri.

Kegiatan ini sendiri merupakan program kemitraan masyarakat (PKM) yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ratnawaty Fadilah sebagai ketua tim, Andi Alamsyah Rivai dan Reski Febyanti Rauf sebagai anggota.

Pada kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum memulai kegiatan.

Facebook Comments

Pos terkait