Muhadjir Effendy Minta Lurah Data Warga Miskin untuk Dimasukan ke DTKS

  • Whatsapp
Menko PMK, Muhadjir Effendy

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menemukan banyak keluarga yang layak tapi belum mendapatkan bansos reguler.

Hal tersebut diketahui saat Muhadjir mengunjungi RT 13 RW 10, Kelurahan Pulo Gadung, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Muhadjir juga menemukan sejumlah keluarga yang memiliki Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) yang tidak mendapatkan bantuan PKH dan atau Program Sembako sejak awal tahun 2021.

“Menko PMK meminta agar Lurah Pulo Gadung mendata semua warga yang miskin dan rentan, tapi yang benar. Siapa yang miskin, janda, mereka yang susah, seperti tadi yang saya lihat mestinya mereka itu dapat bansos seluruhnya karena masuk warga miskin,” tutur Muhadjir melalui keterangan tertulis dikutip dari Tribunnews.com,  Kamis (19/8/2021).

Menurut laporan pemangku daerah terkait, dari sekitar 5.000 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Kelurahan Pulo Gadung, sebanyak 792 KK terdata sebagai penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH).

Kepada Lurah setempat, Muhadjir berpesan agar warga miskin bisa mendapat jaminan bansos.

“Diranking, kemudian dimusyawarahkan di tingkat RT. Kalau sudah didata ini nanti diusulkan agar masuk DTKS sehingga setelah Covid-19 mereka bisa tetap dapat bantuan reguler,” kata Muhadjir.

(*/rls)

Facebook Comments

Pos terkait