Gelar Webinar, Rachel Mayam Beri Solusi Penghasilan UMKM yang Menurun

  • Whatsapp

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR-RI Fraksi Gerindra, Rachel Maryam Sayidina, melaksanakan Webinar yang bertajuk literasi digital dengan mengangkat tema “Media Sosial Sebagai Sarana Peningkatan UMKM”.

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Kementrian Komunikasi Dan Informatika dalam hal ini Direktorat Jenderal (Dirjen) Aplikasi dan Informatika (Aptika). Peserta webinar tersebut diikuti oleh masyarakat Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang juga daerah pemilihan Rachel Maryam Sayidina, Kamis (26/8/21).

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya Rachel meyampaikan dampak pandemi saat ini telah mempengaruhi segala sektor terutama pada perekonomian masyarakat, salah satunya para pelaku UMKM yang pendapatannya menurun dikarenakan kebijakan pembatasan sosial.

“Adanya peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2020 yang berkaitan dengan pembatasan sosial berskala besar yang mengatur pergerakan orang dan barang, menghimbau dan bahkan mengharuskan kita untuk berdiam diri di rumah apabila tidak memiliki keperluan yang sangat mendesak. Ini sangat menyulitkan para pedagang kecil yang kita tau memang selalu keluar rumah untuk menjajakan usaha mereka demi mendapatkan penghasilan,” terangnya saat pemaparan webinar.

“Kebijakan pemerintah untuk social distancing juga menambah susahnya dalam menjalankan usaha mereka, yang berakibat pada berkurangnya pembeli yang berbelanja secara offline atau langsung belanja di tempat dibandingkan dengan masa-masa sebelum pandemi”lanjutnya.

Oleh karenanya, menurut anggota DPR RI itu untuk mempertahankan penjualan para pelaku UMKM dimasa pandemi ini membutuhkan strategi-strategi baru yang tidak memerlukan kontak langsung,namun tetap dapat berjualan.

“Strategi atau cara baru itu seperti memanfaatkan media sosial atau E-commerce yang disediakan oleh berbagai platform seperti Facebook, Instagram,Twetter,Tiktok, Shoope dan lainnya yang fungsinya untuk mempromosikan dan jual-beli barang dagangan, serta melalui media sosial para pelaku UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas bahkan go to internasional,” jelasnya.

“Apalagi saat ini pengguna media sosial meningkat, sehingga dengan memanfaatkan media sosial para pelaku UMKM akan terbantu dalam menjual barang dagangannya ke pasar tanpa harus bertemu langsung dengan pembeli,” pungkasnya.

(*/rls)

Facebook Comments

Pos terkait