Upaya Menlu Sikapi Taliban Diapresiasi DPR

  • Whatsapp
Rachel Maryam, Anggota DPR RI

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Anggota komisi I DPR RI, Rachel Maryam Sayidina memberikan apresiasi ke pemerintah, dalam hal ini Menteri luar negeri (Menlu), Retno Marsudi yang telah menyikapi dengan bijak peristiwa yang terjadi di Afganistan.

“Langkah yang tepat dilakukan ibu Retno Marsudi atas kejadian di Qobul, Afganistan, yang saat ini pemerintahan telah dikuasai  Taliban. Tentu kita tidak ingin melihat aksi-aksi terorisme, perpecahan antar masyarakat terutama di qobul,”

Bacaan Lainnya

“Maka sebagai negara yang telah lama menjalin hubungan diplomasi dengan Afganistan, penting untuk memberikan masukan dan pesan kepada pihak Taliban agar menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta membangun rasa perdamaian demi terwujudnya pemerintahan baru Afganistan yang lebih baik serta jauh dari kata peperangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rachel, harapan Menlu juga mewakili harapan masyarakat Indonesia terutama dalam persamaan hak  perempuan seperti keterlibatannya dalam peristiwa-peristiwa kenegaraan.

“Jangan ada sikap deskriminatif terhadap kaum perempuan,” tegasnya.

Diketahui, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dengan komisi I DPR RI  menjelaskan pertemuannya berkunjung ke kantor Taliban di Doha, Qatar pada kamis (26/8/2021) lalu.

Dalam kunjungannya, dia bertemu dengan perwakilan Taliban serta membahas persoalan anggaran hingga isu internasional.

Dalam pertemuan dengan Komisi I DPR RI tersebut Menlu Retno Marsudi mengatakan ada 3 pesan penting yang disampaikan kepada Taliban.

Pertama, pentingnya terus diupayakan pembentukan pemerintahan yang inklusif.

Kedua, pentingnya jaminan bahwa Afganistan tidak akan digunakan brading and cleningorn bagi aktivitas kelompok teroris yang dapat mengancam keamanan,

Ketiga, pentingnya penghormatan hak-hak perempuan, dan permintaan Indonesia agar afganistan tak dijadikan sarang teroris dan menjadikan Afganistan warga yang damai.

Retno mengatakan tujuan pertemuan tersebut untuk Indonesia opportunity atau membuka kesempatan menyampaikan pesan Indonesia terhadap Afghanistan kedepannya dan memudahkan proyeksi Indonesia dalam pengambilan keputusan ke depan.

(*/rls)

Facebook Comments

Pos terkait