Rachel Maryam Apresiasi Strategi Menhan Sikapi Kapal Asing di Natuna

  • Whatsapp
Anggota DPR RI, Rachel Maryam Sayidina

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI, Rachel Maryam Sayidina apresiasi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam menyikapi masuknya kapal asing di Natuna, Minggu (19/09/21).

Menurut Anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu, tindakan Menteri Pertahanan dalam menyikapi kapal asing di laut natuna wajib didukung dan diberikan apresiasi.

Bacaan Lainnya

“Pak Prabowo sangatlah sigap dan antisipatif terhadap adanya kapal asing (Cina) yang memasuki wilayah NKRI di laut Natuna. Tentu kita tahu bersama kejadian ini sudah beberapa kali berulang, oleh karena itu dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mencegah hal ini demi keutuhan negara kita,” ungkapnya.

Anggota Komisi I DPR RI itu juga mengatakan, langkah Menhan Prabowo yang cepat dan mampu memberikan jawaban terhadap permasalahan di Natuna tidak terlepas dari pengalaman beliau di dunia kemiliteran.

“Strategi dan langkah pak Menhan tentu tidak terlepas dari pengalaman beliau di dunia kemiliteran, beliau paham apa yang dibutuhkan negara untuk menjaga kedaulatan termasuk di laut Natuna,” terangnya.

Sebelumnya diketahui, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto didampingi oleh Dubes RI untuk Inggris Desra Percaya, menghadiri pameran industri pertahanan terbesar di Inggris pada Kamis, 16 September 2021.

Pameran industri pertahanan yang dikenal dengan nama DSEI (Defence and Security Equipment Internasional) mengambil tempat di ExCel London dan berlangsung sejak 14 hingga 17 September 2021.

Kedatangan Menhan RI dan delegasi RI di venue DSEI disambut hangat oleh Mark Goldsack, Direktur DIT DSO (Department for International Trade Defence and Security Organisation) serta Anggota Parlemen Inggris Richard Graham MP, yang merupakan Ketua APPG-I (All-Party Parliamentary Group-Indonesia)

Kini Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, berhasil membawa pulang teknologi kapal perang canggih jenis Fregat tipe Arrowhead 140 dari Inggris. Hal tersebut seiring dengan menjawab ancaman kapal perang China di Laut Natuna.

(*/SA)

Facebook Comments

Pos terkait