Jaringan Aktivis Muda Golkar Usung Lodewijk Gantikan Azis Syamsuddin

  • Whatsapp

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Jaringan Aktivis Muda Partai Golkar (JAM Golkar) mengusulkan Letjen TNI – AD purnawirawan  Lodewijk Freiderich Paulus untuk menggantikan Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPP RI dengan cepat menyebar.

Diketahui, sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Azis Syamsuddin pada Jumat (24/09/21) malam disusul penahanan Sabtu, (25/09/21).

Bacaan Lainnya

Lodewijk saat ini adalah Sekjen (Sekretaris Jenderal) DPP Partai Golkar.

“Pilihan Golkar kepada Lodewijk sudah tepat,” kata Zainal Bintang wartawan senior dan pengamat sosial budaya yang dihubungi media Senin pagi di Jakarta (27/09/21).

Bintang mengatakan, dalam pengamatannya, sosok Lodewijk sangat diperlukan untuk stabilitas diinternal Golkar. Dirinya sependapat jika ada yang mengatakan hal itu. Selain untuk meredam gejolak internal juga untuk mencegah perpecahan.

“Keutuhan dan persatuan dalam tubuh Golkar, sangat diperlukan menghadapi tahun politik,” tambahnya.

“Stabilitas Golkar dibawah kepemimpinan Airlangga Hartato (AH) sebagai Ketua Umum yang selama ini sudah baik, harus bisa dijaga bersama oleh keluarga besar Golkar,”  ujar Bintang.

Seperti diketahui, Jack Paskalis, Ketua JAM Golkar dalam pernyataannya Sabtu (25/09/21) menyebutkan, sosok yang bisa menggantikan Azis haruslah sosok yang relatif tidak memiliki resistensi di internal Golkar dan bisa merangkul semua kelompok atau faksi yang ada di dalam tubuh Golkar. Selain itu figur tersebut haruslah tokoh yang memiliki rekam jejak bersih, berpengalaman dan tidak punya masalah hukum.

Masih menurut Bintang, dengan rekam jejak Lodewijk yang bersih dari kasus hukum (korupsi), dipastikan akan memberikan nilai tambah bagi upaya Golkar memulihkan kepercayaan publik yang sempat terkoyak oleh kasus korupsi Azis Syamsuddin.

“Goresan  jejak korupsi yang melekat dalam diri kader Golkar akan terus menjadi amunisi abadi yang akan dipergunakan kompetitor Golkar ke depan untuk menggembosi Golkar.

Pemilu 2024 seharusnya dijadikan sebagai tahun kebangkitan partai berlambang beringin itu untuk membuktikan diri sebagai organisasi yang bersih dari korupsi,”lanjut Bintang.

Lodewijk Freidrich Paulus lahir tahun 1957 di Manado, Sulawesi Utara. Ia pernah menduduki posisi sebagai  Danjen Kopassus pada 4 Desember 2009 hingga 8 September 2011 menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Kemudian menjadi  Pangdam I/Bukit Barisan dan sebelum pensiun sebagai Dan Kodiklat TNI-AD  (2013 – Juli 2015).

“Dengan latar belakang sebagai mantan perwira tinggi pasukan khusus Angkatan Darat, kapasitas dan integritas Ludewijk cukup meyakinkan. Sangat tepat menduduki jabatan Wakil Ketua DPR RI yang membidangi Luar Negeri dan Pertahanan,” ujar Bintang yang juga mantan wartawan Harian Angkatan Bersenjata di era Orde Baru.

Bintang menambahkan,  kehadiran Lodewijk sekaligus dapat menyambung kembali tali sejarah TNI sebagai pendiri Golkar 20 Oktober 1964.

Bintang berharap Golkar dapat menghidupkan kembali secara konsisten  koridor jati diri kader Golkar yang harus memenuhi persyaratan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela).

(*/rls)

Facebook Comments

Pos terkait