PP PIRA dan KESIRA Gelar Vaksinasi COVID-19 untuk Warga

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Organisasi Sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yakni Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya (PP PIRA) bersama Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA) adakan vaksinasi Covid-19.

Kegiatan ini, menggandeng Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kelurahan Ragunan dan Puskesmas Pasar Minggu menggelar Vaksinasi COVID-19 di halaman kantor DPP Partai Gerindra, Jl. Harsono RM 54 Ragunan, Pasar Minggu, 23 November 2021.

Ketua Umum PP PIRA dr. Sumarjati Arjoso, SKm dihadapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa PP PIRA sebagai sayap perempuan Partai Gerindra Dan KESIRA sebagai Badan Kesehatan Partai Gerindra mendukung upaya pemerintah dalam menuntaskan pemberian vaksin COVID-19 kepada masyarakat.

Hal itu sebagai komitmen untuk bersama-sama dengan pemerintah meraih Imunitas dengan Vaksinasi agar penularan COVID-19 bisa dicegah dan kehidupan perekonomian bisa kembali normal.

“Kegiatan ini adalah aksi nyata dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan kesehatan,” ungkapnya.

Sementara Ketua KESIRA dr. Benyamin Octavianus, Sp.P FISR menjelaskan salah satu visi KESIRA adalah menjadikan Indonesia sehat dan sejahtera menuju Indonesia raya yang bermartabat.

“Mewujudkan kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat dalam memperoleh hak kesehatannya sebagai warga negara Indonesia,” paparnya.

Selanjutnya dr. Benyamin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas sambutan dan kerja sama yang sangat baik dari pihak kelurahan, satgas COVID-19 dan Puskesmas Ragunan dan Pasar Minggu serta semua pihak yang terlibat dalam kesuksesan acara tersebut.

“Dalam menangani pandemi COVID-19 yang sudah menerpa dunia, pemerintah pusat berkomitmen untuk mengakselerasi program vaksinasi agar selesai sesuai target yang telah ditentukan,” lanjutnya

Sementara Kepala PUSKESMAS Pasar Minggu dr. Sri Rejeki Amelia, mengakui bahwa Puskesmas memegang peranan penting sebagai ujung tombak pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 dalam menjangkau masyarakat hingga ke kampung-kampung,” papar dr. Amel

Pihaknya memegang teguh prinsip vaksinasi berkeadilan untuk dapat terpenuhi, oleh sebab itu ia selalu menyambut baik semua pihak yang mendukung program vaksinasi dan bersama-sama melaksanakannya.

Di sela kegiatan vaksinasi dr. Sumarjati menghimbau agar masyarakat tetap disiplin prokes dan segera ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang tersedia bila ada tanda-tanda atau gejala yang timbul.

“Imbauan kami sampaikan kepada masyarakat untuk membantu upaya pemerintah dalam menghindari angka penularan tinggi seperti yang saat ini sedang dialami beberapa negara di dunia,” timpal Sumarjati.

Dalam melindungi masyarakat dari paparan virus COVID-19 koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta semua pihak termasuk Partai Politik hingga saat ini terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan vaksin dapat dipenuhi secepatnya, lantaran pemerintah ingin mempercepat proses vaksinasi terutama untuk memperoleh kekebalan kelompok atau herd immunity.

Data yang diperoleh redaksi Bugiswarta.com menyebutkan Perkembangan program vaksinasi nasional per 21 November 2021 telah mencapai 134.418.286 orang yang menerima dosis pertama dan 89.220.341 orang sudah menerima dosis kedua.

Pemerintah telah menargetkan untuk melakukan vaksinasi kepada 208.265.720 rakyat sampai akhir tahun 20212, namun proses pemberiannya memerlukan waktu yang tidak sedikit sehingga sebagai upaya akselerasi pemberian vaksin diperlukan kontribusi dari berbagai pihak selain dinas-dinas kesehatan.

Pada kegiatan ini, penerima vaksin dosis 1 sebanyak 200 orang adalah warga Pasar Minggu yang telah mendaftarkan diri melalui kelurahan setempat. Selanjutnya setiap warga yang ikut vaksin juga diberikan bingkisan berupa paket sembako.(*)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait