HPMB Komisariat UNM Gelar Dialog Keperempuanan di Hutan Pinus Rombeng

  • Whatsapp
Foto Bersama Peserta Dialog

SUARAPANTAU.COM, BANTAENG – Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Komisariat Universitas Negeri Makassar (HPMB KOM UNM) periode 2021-2022 selenggarakan dialog keperempuanan dengan tema “Menciptakan Ruang Aman Bagi Perempuan di Kabupaten Bantaeng” yang dilaksanakan di hutan pinus rombeng.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan osis sekolah di kabupaten Bantaeng dan beberapa komisariat HPMB. Rabu (12/1/2022).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan ruang diskusi dan pengetahuan tentang pelecehan seksual yang marak terjadi belakangan tahun tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Bantaeng Hartuti, Aipda Haerul Iksan (Kanit PPA polres bantaeng) dan di dampingi Iptu syafaruddin (KBO reskrim polres bantaeng).

“Tujuan kami dari pengurus mengadakan kegiatan dialog ini untuk memberikan ruang teman-teman osis dan juga teman-teman komisariat HPMB itu kemudian mampu menambah wawasan dan mampu menciptakan ruang aman untuk perempuan sehingga dapat meminimalisir angka kejadian di kabupaten bantaeng,” ucap Andi Muh Alfian sekaligus ketua HPMB UNM periode 2021-2022.

Sementara itu, Hartati berharap agar generasi muda menjadi pelopor mengurangi angka pelecehan seksual.

“Kita harus menjadi 2P (Pelapor dan Pelopor) dalam menciptakan ruang aman itu sendiri, ketika kawan-kawan melihat ataupun yg dialami sendiri soal pelecehan seksual ataupun kekerasan seksual kita harus melaporkan dan setelah mengalami ataupun melihat di sekitar kita maka perlu menjadi pelopor sehingga dapat mengurangi angka-angka pelecehan seksual tersebut,” ucapnya.

“Ketika mengalami pelecehan seksual ataupun kekerasan seksual jangan pernah takut untuk melapor, karena ketika kita diam dan tidak mau speak up maka itu berarti sama halnya memberikan ruang untuk pelaku pelecehan seksual tersebut,” sambungnya.

Terakhir, Aipda Haerul Iksan dan Iptu Syafaruddin juga menyebutkan pihak kepolisian terlebih khusus di perlindungan perempuan & anak polres Bantaeng tidak pernah bermain-main dalam menangani kasus pelecehan seksual.

(*)

Facebook Comments
  • Whatsapp

Pos terkait