Direktur Literatur Institut Kritik Pelayanan RS Budhi Asih Jakarta

RSUD Budhi Asih - Foto/Int

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budhi Asih Jakarta dikritik. Layanan pengurusan Surat Keterangan Sehat Jiwa/Rohani dinilai kurang profesional.

Hal tersebut, disampaikan oleh Direktur Literatur Institut, Asran Siara.

Menurutnya, Kepala RSUD Budhi Asih perlu mengevaluasi SDM bawahannya terutama di bagian Poliklinik kesehatan jiwa (Poli Psikiatri).

Ia menceritakan, proses pengurusan surat keterangan sehat jiwa di RSUD Budhi Asih Jakarta , Senin 14 Maret 2022 lalu.

Mendapat pelayanan yang kurang profesional dari bagian Poli Kejiwaan RSUD Budhi Asih.



Hasil pemeriksaan yang diterimanya, setelah menunggu sehari setelah pemeriksaan tanpa menggunakan stempel oleh pihak Poli Kejiwaan atau pihak RSUD Budhi Asih.

“Perlu dipahami bahwa surat dokter asli baik dari puskesmas, klinik, ataupun rumah sakit harus dilengkapi dengan cap basah. Jadi, surat tanpa cap dapat dipertanyakan keasliannya,” ungkap Dosen di salah satu perguruan tinggi ini.

Menurut Asran, hal ini tidak bisa dianggap sepele mengingat banyak orang berkepentingan mengurus Surat Keterangan dari rumah sakit untuk keperluan yang mendesak atau sangat penting.



Ia berharap, agar hal ini dapat direspon oleh pimpinan RSUD Budhi Asih Jakarta sebagai bahan evaluasi.

“Harap kepada pimpinan yang berwenang (di RSUD Asih Jakarta) melakukan evaluasi kepada bawahannya. Demi perbaikan pelayanan kedepannya,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih mencoba mengonfirmasi pihak berwenang di RSUD Budhi Asih.

(*/red)


Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027