Dukungan Prabowo Maju Pilpres 2024 di Jatim Terus Mengalir

  • Whatsapp
Menhan Prabowo Subianto

SUARAPANTAU.COM, PASURUAN – Dukungan Ketua Umum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto di daerah Jawa Timur agar maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang terus mengalir.

Hal ini, kembali ditegaskan oleh Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur (Jatim) 2, Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik, Rabu 11 Mei 2022.

Namun saat dimintai pendapat, soal siapa calon pasangan yang akan mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini enggan berspekulasi.

Ia hanya menyarankan bahwa pasangan yang tepat adalah yang memiliki semangat religius agar terwujud koalisi Nasionalis Religius.

“Pak Prabowo sendiri yang akan menentukan (nama Cawapres) nanti,” ungkapnya, Rabu 11 Mei 2022.

Sebelumnya, Hasil survei lembaga riset Survey dan Polling Indonesia (SPIN) memperlihatkan bahwa elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, berada di posisi teratas dalam bursa calon presiden (capres) 2024.

Hasil itu diperoleh dari survei yang dilakukan SPIN pada tanggal 28 Maret-7 April 2022 melalui wawancara langsung dengan bantuan kuesioner terhadap 1.230 responden yang berusia minimal 17 tahun yang tersebar di 34 provinsi.

Survei dilakukan dengan metode multi-stage random, tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen, serta kontrol kualitas 10 persen dari sampel.

Berdasarkan survei itu, elektabilitas Prabowo mencapai 26,5 persen. Di bawah Prabowo terdapat nama Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, serta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Prabowo 26,5 persen, Ganjar 17,2 persen, dan Anies 13.9 persen,” demikian hasil survei SPIN yang dipaparkan Direktur SPIN Igor Dirgantara, Rabu (13/4) lalu.

SPIN selanjutnya melakukan simulasi head to head antar capres. Hasilnya Prabowo mendomimasi dengan persentase kemenangan di atas 50 persen apabila berhadapan dengan Ganjar, Anies, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri BUMN Erick Thohir, ataupun Menko Perekonomin Airlangga Hartarto

“Semua capres tak dapat memenangkan pertarungan bila berhadapan dengan Prabowo. Berhadapan dengan Ganjar dan Anies, Prabowo katanya mampu memperoleh tingkat elektabilitas di atas 50 persen,” imbuhnya.

Pada variabel elektabilitas capres, Igor menerangkan Prabowo masih menjadi pilihan utama bagi sebagian besar publik bila pemilu dilaksanakan hari ini.

Menurutnya, angka persentasenya meningkat dari 24,5 persen menjadi 26,5 persen. Ganjar dan Anies berada di posisi dua dan tiga, dan terpaut angka cukup jauh dengan Prabowo.

Dalam empat rangkaian survei yang telah dilaksanakan SPIN, terjadi peningkatan elektabilitas terhadap Prabowo.

Di samping basis pemilih yang telah kuat, pemilih yang memilihnya saat Pemilu 2019 dan yang kecewa terhadap Prabowo karena bergabung dengan pemerintahan Jokowi diduga kembali memilih Prabowo.

“Paling fenomenal adalah dimana pemilih Jokowi 2019 dianggap semakin percaya kepadanya dan kemudian banyak menjatuhkan pilihannya ke Prabowo,” tambah Igor.***

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027.

Pos terkait