Kisah Dibalik Lagu Fajar Sandy Niskala Ungkapan Perasaan Kepada Putranya Kafka

Fajar Sandy Musisi Asal Kota Malang - SUARAPANTAU.COM/Dok. Pribadi

SUARAPANTAU.COM, MALANG – Musisi asal Kota Malang, Jawa Timur, Fajar Sandy merilis lagu berjudul Niskala, Februari 2022 lalu.

Siapa sangka cerita dibalik lagu ini, merupakan ungkapan perasaannya sebagai ayah kepada putranya sendiri, Kafka.

Fajar Sandy yang lebih akrab sebagai gitaris dari Band bernama KOS ATOS itu baru saja merilis karyanya dalam bentuk Music Video dikanal YouTube pribadinya pada 20 Februari 2022.

lagu ini diberi judul ‘Niskala’, yang mana judul itu diambil dari nama anak ke duanya yaitu ‘Kafka Niskala’.

Bacaan Lainnya

Sesuai judul, lagu ini merupakan lagu yang ia tulis dan di persembahkan khusus untuk anak laki-lakinya itu.

“Lagu ini sifatnya pribadi dari segi historis sampai berbentuk karya, tapi barangkali mampu dipahami oleh semua Bapak, yang kurang-lebih memiliki perasaan yang sama ketika memiliki anak laki-laki”, Ucap Fajar Sandy.

Music Video sederhana yang berisi video potongan-potongan keseharian Kafka yang baru menginjak usia kurang-lebih 8 Bulan saat dirilis.

Juga berisi lirik lagu yang menurut Fajar Sandy merupakan ungkapan hatinya pada anak laki-laki bernama Kafka itu.

Ia berharap suatu saat sampai pada Kafka ketika ia mampu membaca dan mendegarnya sendiri.

“Hari ini mungkin ia tak akan mampu menyerap apa yang disampaikan, suatu saat, jika sudah waktunya, semoga ia melihat dan tahu pesan-pesan ini, saat itu pula, aku mungkin sudah mampu mengungkapkan pesan-pesan itu lewat kata, apalagi lagu, kita akan jadi laki-laki dewasa bersama suatu saat, jadi hari ini lah saatnya ku ungkapkan”, ucap Fajar Sandy.

Umumnya seorang bapak kepada anak lak-laki memiliki hubungan yang tak terlalu akrab lewat obrolan selayaknya pada Ibu ketika dewasa.

Lebih sering bicara seperlunya dan mungkin akan jarang ada ungkapan-ungkapan seperti dalam lagu, untuk itu, sebelum semuanya berubah, Fajar Sandy menulis pesan lewat lagu yang ditulis sekarang, berisi sebuah pesan pada Kafka, yang harapannya ia akan melihatnya sebagai pesan dimasa depan,

“Setiap bapak yang memiliki anak laki-laki, suatu saat mungkin ia akan jarang mengungkapkan kata-kata yang berisi ucapan-ucapan kasih sayang semacam itu ketika sama-sama dewasa, maka dari itu, saya ingin mengungkapkannya hari ini lewat lagu, saya tak ingin punya ‘Utang Rasa’ padanya, ketika dia dewasa mungkin kita berdua akan jarang mengobrol soal perasaan selayaknya Bapak dan Anak laki-laki pada umumnya”, Ucap Fajar Sandy.

Dibantu oleh Eka Catra dari Creatorikos Audio-Visual untuk Mixing dan Mastering, Fajar Sandy juga merilis lagu tesebut di berbagai platform music digital seperti Spotify, Joox, Itunes, Deezer, Music Apple dan lainnya.

Sampai saat ini, Fajar Sandy sudah merekam dan mengumpulkan beberapa karya dengan tema sama, yaitu bertema keluarga yang nantinya akan dirilis dalam bentuk EP atau bahkan Album tahun ini.

(ran)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *