Airlangga Hartarto Dihujat, AMPG DKI Siap Membela!

  • Whatsapp
Airlangga Hartarto Dihujat, AMPG DKI Siap Membela!. (Foto: Dok. Istimewa)

SUARAPANTAU.COM. JAKARTA – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta, Rob Clinton Kardinal mengecam keras pernyataan mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama, yang melontarkan kata-kata kebencian terhadap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Video ujaran kebencian yang dilontarkan Haris tersebut viral di media sosial dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

“Haris Pertama itu sangat tidak pantas dinyatakan sebagai ketuanya pemuda. Karena pemuda terkenal dengan kesantunannya, kecerdasan serta intelektualnya, bukan seperti Haris,” ujar Clinton, Kamis (28/7/2022).

Clinton dengan tegas meminta Haris untuk mengklarifikasi semua ucapannya yang dilontarkan terhadap Airlangga Hartarto, karena itu telah mencoreng pemuda-pemuda Indonesia.

“Saya tegaskan Haris harus mengklarifikasi seluruh ucapannya dan kalau dia masih ingin mencoba-coba ganggu Airlangga Hartarto, maka saya dan seluruh jajaran di AMPG DKI siap menjadi garda terdepan guna menjaga wibawa dan martabat Airlangga Hartarto sebagai Ketum Partai Golkar,” tegas Clinton.

Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta, Rob Clinton Kardinal. (Foto: Dok. Istimewa)

Senada dengan Clinton, Wakil Ketua AMPG DKI Jakarta Muhammad Ahmad Balbaid meminta Haris segera meminta maaf kepada Airlangga Hartarto atas ujaran kebencian yang dilakukannya tersebut.  Ahmad menilai, apa yang sudah dilakukan Haris membuat gaduh, tak beretika dan menyinggung seluruh kader Golkar.

“Siapapun orangnya, tidak ada yang boleh menggangu dan menyinggung ketua umum kami karna beliau merupakan simbol partai, jika ada yang berani maka akan berhadapan dengan kader-kader AMPG sebagai simbol anak muda. Tidak pantas Haris berbicara seperti itu, hal tersebut menunjukkan kalau dia tidak punya etika dan tidak memiliki kapasitas sebagai kader pemuda nasional serta menyinggung seluruh kader Golkar di Indonesia,” ujar Balbaid.

Diberitakan sebelumnya, Haris Pertama dilaporkan ke Bareskrim Polri. Haris dipolisikan terkait kasus dugaan hate speech (ujaran kebencian) terhadap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam video yang diterima detikcom, Haris menyebut Airlangga sebagai capres odong-odong dan sudah memecah belah KNPI. Haris siap melawan Airlangga.

“Jadi saya ucapkan kepada pemecah belah KNPI, calon presiden odong-odong, untuk siap-siap menerima serangan balik, serang balik atau serangan umum, serangan umum KNPI untuk Menko Perekonomian Indonesia,” ujar Haris dalam video tersebut.

“Bahwa perlawanan terhadap Airlangga Hartarto akan kita lawan mulai hari ini,” sambungnya.

Atas ucapan tersebut, Haris dilaporkan Ketum KNPI Putri Khairunnisa ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/0414/VII/2022/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 27 Juli 2022.

Putri menyebut pernyataan Haris itu disampaikan kala mengisi sebuah acara di Yogyakarta pada Senin (25/7). Putri menyebut Haris sudah menyalahgunakan nama KNPI sewaktu acara tersebut.

“Bang Haris ini bukan lagi Ketum KNPI, tapi sudah mantan KNPI. Jadi penggunaan nama KNPI sudah tidak tepat lagi digunakan atau melekat milik beliau,” kata Putri saat dihubungi, Kamis (28/7/2022).

Putri mengatakan Haris dilaporkan terkait penyebaran berita bohong Airlangga sudah memecah belah KNPI. Menurut Putri, Haris juga telah membuat hate speech melalui narasinya tentang serangan umum terhadap Airlangga.

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027.

Pos terkait