Fadjroel Rachman Ajak PPI Dunia Bangun Konsolidasi Kebangsaan Menyongsong 1 Abad PPI

Ngobrol Inspirasi PPI Kazakhstan

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Duta Besar (Dubes) RI untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, Dr. Fadjroel Rachman berbagi inspirasi dalam seri diskusi Ngobrol Inspirasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kazakhstan, Selasa 16 Agustus 2022.

Juga hadir sebagai narasumber, Koordinator PPI Dunia 2021-2022, Faruq Ibnul Haqi, dan Koordinator PPI DK Asia Oceania 2021-2022, Achyar Al Rasyid.

Fadjroel Rachman mengapresiasi dan menyambut baik berbagai program pelajar dan mahasiswa Indonesia dibawah naungan PPI.

Dr. M. Fadjroel Rachman jadi narasumber Ngobrol Inspirasi PPI Kazakhstan – SUARAPANTAU.COM

Mantan Juru Bicara Presiden Joko Widodo ini membagikan pengalaman dan inspirasi terkait pergerakan kemahasiswaan dari sebelum kemerdekaan hingga mengisi kemerdekaan dari masa ke masa.

Bacaan Lainnya

“Kami menyadari bahwa peran mahasiswa sangat strategis dalam perjalanan kebangsaan. Sedikit pengalaman di era kami (Tahun 90an) bahwa mahasiswa merupakan kekuatan politik-moral,” ungkapnya.

Baca juga: Selamatkan Ekosistem Laut , Koordinator PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi Pimpin Penanaman Terumbu Karang di Banyuwangi

Secara khusus, Fadjroel Rachman mengucapkan selamat kepada organisasi PPI dalam kiprahnya yang memiliki akar sejarah yang panjang akan memasuki usia emas 100 Tahun PPI atau 1 Abad PPI.

“KBRI Indonesia di Nur Sultan sangat terbuka dan mengundang PPI Dunia termasuk untuk melakukan konsolidasi kedepan mendukung 1 Abad PPI. PPI adalah lokomotif pembangunan bangsa memajukan kemakmuran dan kebahagiaan bangsa Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Achyar Al Rasyid menjelaskan ada tiga fungsi atau peran pelajar Indonesia di luar negeri.Diantaranya, fungsi diplomasi, fungsi pembangunan, dan fungsi pemberdayaan.

Baca juga: Wadah Komunikasi Pelajar dan Mahasiswa, Dubes Fadjroel Rachman Resmikan PPI Kazakhstan

Pertama, fungsi diplomasi, kata Achyar, bahwa mahasiswa tidak hanya kuliah atau studi di luar negeri. Akan tetapi, aktif mengkampanyekan ide-ide ke Indonesiaan di luar negeri.

“Dalam sejarah, banyak tokoh bangsa telah sukses menjalankan fungsi diplomasi semasa jadi pelajar di luar negeri. Sebagai contoh di era Bung Hatta dan kawan-kawan dimasanya aktif menyuarakan kemerdekaan,” ungkapnya.

Kedua, fungsi pembangunan yakni pelajar Indonesia harus masuk dalam ruang kesadaran bahwa posisinya di luar negeri merupakan kesempatan yang luar biasa dan memanfaatkan kesempatan yang langka untuk belajar maksimal kemudian diterapkan di dalam negeri.

Ia mencontohkan, banyak hal yang banyak dipelajari di luar negeri, baik dari sisi budaya, etos kerja, teknologi dan seterusnya. Hal tersebut, harus bisa dimaksimalkan untuk sebesar-besarnya demi kemakmuran bangsa Indonesia.

Ketiga, fungsi pemberdayaan yakni ilmu wawasan yang didapatkan di luar negeri dalam multidimensi diupayakan membangkitkan nurani untuk memberdayakan masyarakat di tanah air,” terangnya.

Faruq Ibnul Haqi mengajak pelajar Indonesia untuk mengukuhkan kontribusi kebangsaan membangun Indonesai menyongsong satu abad PPI.

“Terimakasih dan hormat pada Bung Dubes (Fadjroel Rachman) yang konsisten mendukung pergerakan pelajar yang terhimpun di PPI. Alhamdulillah, PPI dalam waktu dekat akan mencatatkan sudah terbentuk di 62 negara yang memiliki anggota hingga 75 Ribu anggota,” tuturnya.

Baca juga: Talkshow Rumah Akselerasi Inovasi, Dubes RI Fadjroel Rachman Berbagi Pengalaman Hidup

Faruq Ibnul Haqi mengajak semua pihak untuk berkolaborasi memanfaatkan momentum satu abad PPI.

“Kita tahu tidak bisa bergerak sendiri dalam membangun tugas kebangsaan yang begitu besar. Kita terbuka dan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menyongsong satu abad PPI. Spirit PPI sejalan dengan visi misi penguatan kebangsaan Indonesia,” tutupnya.

Diskusi dimoderatori oleh pelajar asal Indonesia di Kazakhstan yang juga menjabat sebagai Koordinator PPI Kazakhstan, Muhammad Julfi Annur.

(Asran)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *