Noice Sasar Kota Makassar Ajak Kreator Lokal Ciptakan Konten Audio

  • Whatsapp
Thomas Raditya (kiri) & Arif Brata (kanan)

SUARAPANTAU.COM, MAKASSAR – Platform konten audio streaming lokal, Noice menghadirkan Kelas Podcast di kota Makassar ruang edukasi gratis bagi para konten kreator pemula yang ingin belajar lebih mendalam untuk berkarya di industri konten audio, khususnya podcast.

Kota Makassar termasuk ke dalam 5 kota dengan pendengar podcast terbanyak di Indonesia. Saat ini, tercatat hampir setengah juta pendengar Noice berasal dari Makassar dengan rentang usia 18-34 tahun yang merupakan kalangan gen-Z & millenials.

Hal ini tentunya menjadi alasan tersendiri mengapa podcast dan konten audio menjadi salah satu media yang cukup populer untuk mendapatkan inspirasi, hiburan sekaligus informasi di kota tersebut.

Beberapa podcast di Noice yang jadi favorit para pendengar di kota Makassar diantaranya adalah Trio Kurnia, Musuh Masyarakat, Hiduplah Indonesia Maya, Deddy Issues dan masih banyak lagi.

Kelas Podcast yang digagas oleh Noice merupakan bagian dari Noicemaker Academy, rangkaian program terintegrasi untuk memberikan edukasi seputar podcast dan konten audio kepada para konten kreator lokal di berbagai daerah, untuk mendukung mereka berkembang dan meraih sukses sebagai kreator konten audio.

Rangkaian program ini dimulai dari Kelas Podcast, yang akan berlangsung di berbagai kota besar di tanah air dan akan ditutup dengan kompetisi podcast bagi para konten kreator dimana konten yang terbaik nantinya akan berkesempatan untuk menjalin kontrak eksklusif dengan Noice dan mendapat berbagai dukungan lainnya.

VP of Content Noice, Thomas Raditya mengatakan berkarya di medium audio terbilang jauh lebih sederhana dan tidak rumit, berbeda dengan visual yang cenderung lebih memperhatikan penampilan fusik serta membutuhkan peralatan yang lebih banyak.

Selain itu, kata dia, banyak pula kreator pemula yang masih bingung mau memulai darimana. Terkadang hal-hal seperti ini menjadi kendala yang dirasakan oleh para kreator daerah sehingga membatasi mereka untuk berkarya.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027