Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih Tuding LaNyalla Penyebab Kegaduhan DPD RI

  • Whatsapp
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Polemik pergantian Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad digantikan Anggota DPD RI, Tamsil Linrung terus berpolemik.

Menanggapi polemik tersebut, sikap Ketua DPD RI, LaNyalla M. Mattalitti dinilai tidak mencerminkan sebagai seorang pimpinan lembaga negara.

Hal tersebut, disampaikan oleh Sekjen Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH), Heru Purwoko, dalam keterangan yang diterima suarapantau.com, Selasa 27 September 2022.

Heru Purwoko menuding sikap LaNyalla M Mattalitti yang mendesak pimpinan MPR RI segera melantik pergantian wakil ketua MPR RI dari unsur DPD RI terkesan terburu-buru.

“Jelaslah Sudah bahwa .LaNyalla Mahmud Mattalitti Sebagai Ketua DPD-RI Tidak Mencerminkan Sebagai Seorang Pimpinan Lembaga Negara Yang Patuh taat atas Peraturan dan Perundang-Undangan dimana LaNyalla Tetap kekeh Memaksa Pimpinan MPR Untuk Melantik Wakil Ketua MPR,” terang Heru Purwoko dalam keterangan yang dikutip Suarapantau.com (27/9/2022).

Heru Purwoko menyarankan agar LaNyalla M Mattalitti agar memahami secara seksama Surat Resmi Pimpinan MPR Nomor 10553/B-II/HM.03/09/2022 yang berisi empat poin telah dijabarkan secara terang-benderang bahwa tidaklah bisa terburu-buru melantik Wakil Ketua MPR RI.

Dikarenakan, ada permasalahan hukum yang harus di selesaikan terlebih dahulu terkait usulan Pergantian Wakil Ketua MPR.

“Pimpinan MPR Tidak bisa Melantik Secara Ugal-ugalan yang akan Menabrak Konstitusi dan menimbulkan masalah besar di kemudian harinya,” tambahnya.

LaNyalla Bikin Gaduh

Heru Purwoko menuding sikap laNyalla tersebut telah menimbulkan kegaduhan baru dan Memberikan kesan ketidaknyamanan antar pimpinan Lembaga Negara.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pos terkait