4 Fakta Unik Ondel-Ondel Seni Tradisional Jakarta

4 Fakta Unik Ondel-Ondel Seni Tradisional Jakarta

SUARAPANTAU.COM – Ondel-ondel adalah salah satu seni budaya tradisional yang berasal dari Jakarta. Seni budaya tradisional ini menjadi salah satu daya tarik wisata yang populer di Jakarta dan telah menjadi ikon kota Jakarta.

Ondel-ondel adalah sebuah patung raksasa yang dibuat dari anyaman bambu yang diberi hiasan kain yang berwarna cerah. Patung ondel-ondel tersebut biasanya dikenakan oleh dua orang yang berjalan-jalan di sekitar kawasan kota Jakarta.

Terdapat dua jenis ondel-ondel, yaitu ondel-ondel putih dan ondel-ondel merah. Ondel-ondel putih biasanya digunakan untuk upacara adat seperti pernikahan atau khitanan, sedangkan ondel-ondel merah biasanya digunakan untuk acara-acara hiburan seperti karnaval atau pentas seni.

  1. Sejarah Ondel-Ondel

    Menurut sejarah, ondel-ondel awalnya muncul pada abad ke-16. Beberapa cerita mengatakan bahwa pada zaman dahulu, daerah Jakarta seringkali dihantui oleh kekuatan gaib dan makhluk halus.

    Untuk mengusir makhluk tersebut, masyarakat Betawi menciptakan ondel-ondel sebagai sebuah bentuk perlindungan dan penolak bala. Selain itu, ondel-ondel juga dipercaya dapat memberikan kesuburan dan keberuntungan bagi masyarakat Betawi.

    Ondel-ondel pada masa sekarang ini digunakan sebagai bagian dari acara pernikahan, ulang tahun, perayaan hari besar, atau bahkan sebagai atraksi wisata.

    Banyak wisatawan yang datang ke Jakarta ingin melihat dan berfoto dengan ondel-ondel. Selain itu, ondel-ondel juga digunakan sebagai alat promosi dan branding produk di Jakarta.

  2. Cara Membuat Ondel-Ondel
    Ondel-ondel terbuat dari anyaman bambu yang dibentuk menjadi rangka boneka dengan ukuran sekitar 2-3 meter. Setelah itu, rangka tersebut dihiasi dengan kain warna-warni, rumbai-rumbai, dan aksesoris lainnya seperti topi dan kacamata.

    Ada dua jenis ondel-ondel, yaitu ondel-ondel laki-laki dan ondel-ondel perempuan. Ondel-ondel laki-laki memiliki bentuk tubuh yang lebih besar dan gemuk, sedangkan ondel-ondel perempuan memiliki bentuk tubuh yang lebih ramping dan elegan.

    Proses pembuatan ondel-ondel biasanya dilakukan oleh sekelompok tukang anyam yang ahli dalam membuat rangka bambu. Setelah rangka selesai dibuat, ondel-ondel kemudian dihiasi dengan kain dan aksesoris oleh sekelompok seniman atau ahli dekorasi.

    Proses pembuatan ondel-ondel dapat memakan waktu hingga beberapa minggu tergantung pada ukuran dan tingkat kesulitan pembuatan.

    Selain itu, pada bagian kepala ondel-ondel terdapat tali yang digunakan oleh dua orang yang akan menggerakkan ondel-ondel tersebut. Biasanya, tali tersebut diikat pada bagian bahu dan pinggang kedua orang tersebut.

    Kedua orang yang menggerakkan ondel-ondel tersebut biasanya berpakaian adat Jakarta atau menggunakan kostum yang sesuai dengan tema ondel-ondel yang dibuat.

  3. Makna Ondel-Ondel
    Ondel-ondel memiliki banyak makna yang terkait dengan budaya dan kepercayaan masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Berikut beberapa makna yang terkait dengan ondel-ondel.

    Perlindungan: Ondel-ondel sering digunakan sebagai sarana untuk memberikan perlindungan terhadap roh jahat dan wabah penyakit yang menyebar di Jakarta. Dalam keyakinan masyarakat Jakarta, ondel-ondel memiliki kekuatan magis yang dapat membantu masyarakat melawan kekuatan jahat.

    Kesenian: Ondel-ondel adalah seni rupa tradisional Indonesia yang unik dan menarik. Ondel-ondel biasanya dihias dengan warna-warni cerah dan motif-motif tradisional, sehingga menjadi objek seni yang indah dan menarik.

    Identitas Budaya: Ondel-ondel merupakan salah satu ikon budaya Jakarta yang sangat populer. Sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia, ondel-ondel memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya Jakarta dan sekitarnya.

    Hiburan: Ondel-ondel sering digunakan sebagai sarana hiburan di acara-acara perayaan atau festival. Arakan ondel-ondel dengan tari-tarian dan musik tradisional seringkali menjadi atraksi yang sangat menarik bagi masyarakat.

    Pesan Politik: Pada masa kolonial Belanda di Indonesia, ondel-ondel sering digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan pesan-pesan nasionalisme dan membangkitkan semangat perlawanan terhadap penjajahan. Dalam konteks ini, ondel-ondel memiliki makna politik yang kuat sebagai simbol perlawanan terhadap penjajahan.

    Secara keseluruhan, ondel-ondel memiliki makna yang kompleks dan bervariasi tergantung pada konteks dan kepercayaan masyarakat yang menggunakannya.

    Namun, secara umum, ondel-ondel merupakan simbol kebudayaan Indonesia yang unik dan menarik, yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

  4. Pengaruh Ondel-ondel pada Budaya Indonesia
    Ondel-ondel memiliki pengaruh yang sangat besar pada budaya Indonesia. Sebagai simbol kebersamaan dan persatuan, ondel-ondel seringkali digunakan dalam acara-acara resmi pemerintah untuk mewakili keberagaman budaya Indonesia.

    Namun, pengaruh ondel-ondel tidak hanya terbatas pada Indonesia saja. Budaya ondel-ondel juga berhasil menyebar ke negara-negara lain di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

    Hal ini menunjukkan bahwa ondel-ondel merupakan warisan budaya yang sangat berharga dan patut dilestarikan.

    Hingga saat ini, ondel-ondel masih menjadi salah satu budaya yang paling populer di Jakarta dan sekitarnya. Banyak kelompok seni dan komunitas lokal yang mempertahankan tradisi membuat dan mengarak ondel-ondel di kota-kota besar di Indonesia.

    Selain itu, ondel-ondel juga sering muncul dalam berbagai acara budaya dan festival di seluruh Indonesia.

Secara keseluruhan, ondel-ondel adalah bagian integral dari sejarah dan budaya Jakarta. Dari awal kemunculannya hingga hari ini, ondel-ondel telah memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta dan Indonesia. Sebagai salah satu simbol budaya Indonesia yang paling populer, ondel-ondel tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia yang kaya dan beragam.

Penulis: Tiara Defi Anjani

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait