Kuasai Seni Memilih Steak Yang Sempurna: Tips dan Trik untuk Pencinta Daging

Kuasai Seni Memilih Steak Yang Sempurna: Tips dan Trik untuk Pencinta Daging

SIAPA yang tidak suka dengan steak? Makanan ini memang menjadi salah satu makanan yang paling populer di dunia. Tidak hanya enak, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Steak biasanya terbuat dari daging sapi yang dipanggang atau direbus dengan cara tertentu.

Tips Memilih Daging untuk Steak

Memilih daging steak yang baik dapat menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, berikut adalah beberapa tips dan trik memilih daging steak yang baik:

  1. Jenis daging, jenis daging sangat mempengaruhi kualitas dari steak. Jenis daging sapi terbaik untuk steak adalah daging sapi wagyu, daging sapi black hangus, dan daging sapi prime.

    Daging sapi wagyu dan black hangus terkenal karena kandungan lemak marblingnya yang tinggi, sedangkan daging sapi prime memiliki kandungan lemak marbling yang cukup dan dagingnya lebih empuk.

  2. Perhatikan Kebutuhan anda, sebelum memilih daging steak, ada baiknya untuk mempertimbangkan kebutuhan Anda.

    Apakah Anda ingin steak yang empuk dan lembut atau steak yang lebih keras dan berlemak? Jika Anda ingin steak yang empuk dan lembut, maka daging sapi wagyu atau black hangus bisa menjadi pilihan yang tepat.

    Bacaan Lainnya

    Namun, jika Anda ingin steak yang lebih keras dan berlemak, maka daging sapi prime bisa menjadi pilihan yang tepat.

  3. Warna daging, warna daging juga bisa menjadi indikator kualitas dari steak. Daging sapi yang berkualitas biasanya memiliki warna merah muda atau merah tua. Jangan memilih daging steak yang memiliki warna keabu-abuan atau terlihat kering.
  4. Marbling, marbling adalah lemak yang terdapat pada daging sapi. Lemak marbling yang baik akan memberikan rasa dan tekstur yang lebih baik pada steak. Pilih daging steak yang memiliki marbling yang merata dan tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  5. Usia daging, usia daging juga mempengaruhi kualitas dari steak. Daging sapi yang terlalu muda atau terlalu tua tidak akan memberikan rasa yang baik pada steak. Pilihlah daging sapi yang memiliki usia antara 15-30 bulan.
  6. Sumber daging, sumber daging juga mempengaruhi kualitas dari steak. Pilihlah daging sapi yang berasal dari peternakan yang berkualitas dan memberikan perawatan yang baik pada sapi. Daging sapi yang berasal dari peternakan yang baik biasanya lebih segar dan memiliki kualitas yang baik.
  7. Harga, harga juga bisa menjadi pertimbangan dalam memilih daging steak. Daging sapi wagyu dan black hangus biasanya lebih mahal dibandingkan dengan daging sapi prime. Namun, jika Anda memiliki anggaran terbatas, Anda masih bisa memilih daging sapi yang berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

***
Tidak hanya memilih jenis daging sapi yang baik, ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih daging steak yang berkualitas. Berikut adalah beberapa faktor tambahan:

  • Cutting, teknik pemotongan daging akan mempengaruhi kualitas dari steak. Pilihlah daging steak yang dipotong dengan baik dan tidak terlalu tebal atau terlalu tipis.
  • Grade, adalah standar kualitas daging sapi yang ditetapkan oleh pemerintah. Daging sapi prime biasanya merupakan grade tertinggi, diikuti oleh daging sapi choice dan select.
  • Aging, adalah proses pematangan daging yang dilakukan selama beberapa hari atau minggu. Aging akan membuat daging lebih empuk dan memiliki rasa yang lebih baik. Pilihlah daging steak yang di-aging selama beberapa hari atau minggu.
  • Suhu Penyimpanan, suhu penyimpanan juga mempengaruhi kualitas dari steak. Pastikan daging steak disimpan pada suhu yang tepat, yaitu di bawah 5 derajat Celsius.
  • Waktu Pembelian, waktu pembelian juga bisa mempengaruhi kualitas dari steak. Pilihlah waktu pembelian yang tepat, biasanya pada hari-hari tertentu seperti hari yang sama dengan pengiriman daging dari peternakan.

Dalam memasak daging steak, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Pertama, pastikan daging steak sudah berada pada suhu ruangan sebelum dimasak.

Kedua, jangan mengoleskan minyak pada daging steak, cukup taburi dengan garam dan merica. Ketiga, jangan membalik daging steak terlalu sering.

Keempat, biarkan daging steak istirahat selama beberapa menit sebelum dipotong dan disajikan.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut dan mengikuti tips dalam memasak daging steak, diharapkan Anda bisa mendapatkan steak yang enak dan berkualitas. Selamat mencoba!

Penulis: Fathia Nurul Hilma

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *