7 Strategi Antisipasi Dampak Lupus Pada Kesehatan Mental

7 Strategi Antisipasi Dampak Lupus Pada Kesehatan Mental/Pixabay.com

SUARAPANTAU.COM – Penyakit lupus atau Lupus Eritematosus Sistemik (LES) adalah penyakit autoimun yang serius dan kompleks yang memengaruhi berbagai organ tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal, otak, paru-paru, dan jantung.

Sistem kekebalan tubuh normalnya berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit, tetapi pada pasien lupus, sistem kekebalan tubuh melawan jaringan sehat dan menghasilkan antibodi yang menyerang organ dan jaringan yang sehat.

Lupus lebih umum pada wanita, terutama pada wanita berusia 15-45 tahun. Beberapa studi menunjukkan bahwa hampir setengah dari semua pasien lupus mengalami masalah kesehatan mental, termasuk depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Baca Juga: Hasil Riset: Kesehetan Mental Remaja Indonesa Memiliki Masalah, Simak Penjelasannya!

Dampak Lupus pada Kesehatan Mental

Gejala lupus yang dapat mempengaruhi kesehatan mental meliputi kelelahan, sakit, dan stres. Ketika pasien mengalami gejala yang sulit diatasi, maka hal ini dapat memengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan emosional mereka.

Selain itu, obat-obatan yang digunakan untuk mengobati lupus, seperti kortikosteroid, juga dapat menyebabkan perubahan mood, kecemasan, dan depresi.

Depresi adalah kondisi mental yang umum pada pasien lupus. Gejalanya meliputi perasaan sedih, tidak bersemangat, sulit untuk tidur, kehilangan minat, dan perubahan nafsu makan. Kecemasan juga dapat mempengaruhi kesehatan mental pasien lupus.

Gejala kecemasan meliputi perasaan gelisah, tegang, dan khawatir yang berlebihan. PTSD juga dapat terjadi pada pasien lupus yang telah mengalami trauma seperti sakit yang parah, perawatan medis yang intensif, atau diagnosis lupus itu sendiri.

Strategi Mengatasi Dampak Lupus pada Kesehatan Mental

Mengatasi dampak lupus pada kesehatan mental sangatlah penting bagi kesejahteraan pasien. Berikut beberapa strategi yang dapat membantu mengatasi dampak lupus pada kesehatan mental.

  1. Meningkatkan dukungan sosial. Dukungan dari keluarga dan teman-teman sangatlah penting dalam mengatasi dampak lupus pada kesehatan mental.

    Pasien lupus dapat mencari dukungan dari kelompok pendukung atau komunitas online untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari orang lain yang mengalami hal yang sama.

  2. Melakukan terapi. Terapi dapat membantu pasien lupus dalam mengatasi depresi, kecemasan, dan PTSD. Terapis dapat membantu pasien dalam mengembangkan strategi untuk mengatasi gejala dan meningkatkan kesejahteraan mental mereka.
  3. Olahraga. Olahraga dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan emosi pasien lupus. Aktivitas fisik yang ringan seperti jalan kaki, yoga, atau berenang dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan.
  4. Menerapkan teknik relaksasi. Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau terapi musik dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.
  5. Menjaga pola makan sehat. Makanan sehat dan seimbang dapat membantu meningkatkan suasana hati dan energi pasien lupus.

    Pasien harus mencoba untuk menghindari makanan olahan atau berlemak tinggi dan meningkatkan konsumsi sayuran, buah-buahan, dan protein tanpa lemak.

  6. Mengelola stres. Stres dapat memperburuk gejala lupus dan mempengaruhi kesehatan mental. Pasien lupus harus belajar teknik manajemen stres, seperti meditasi, yoga, atau terapi relaksasi, untuk membantu mengurangi stres.
  7. Berkomunikasi dengan dokter. Penting bagi pasien lupus untuk berkomunikasi secara terbuka dengan dokter mereka tentang masalah kesehatan mental yang mereka alami.

    Dokter dapat membantu menyesuaikan pengobatan untuk meminimalkan efek samping dan merujuk pasien untuk mendapatkan bantuan kesehatan mental jika diperlukan.

Dampak lupus pada kesehatan mental seringkali diabaikan, namun gejala seperti depresi, kecemasan, dan PTSD dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional pasien.

Dengan strategi yang tepat, pasien lupus dapat meningkatkan kesehatan mental mereka dan merasa lebih baik secara keseluruhan.

Penulis:  Tiara Defi Anjani

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait