SUARAPANTAU.COM – Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) bantah tuduhan dari Direksi Gunung Agung yang menyatakan ASPEK Indonesia memberikan informasi yang menyesatkan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan sepihak yang terjadi di Toko Buku Gunung Agung.
Hal tersebut, dikonfirmasi langsung oleh Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat kepada Suarapntau.com, (Jumat, 26/05/2023).
Baru-baru ini, Direksi PT GA Tiga Belas atau toko buku Gunung Agung membantah telah melakukan PHK secara sepihak 350 karyawannya.
Baca Juga: ASPEK Indonesia: Cipta Kerja jadi UU, Bukti DPR Hanya Stempel Pemerintah
Informasi tersebut guna mengklarifikasi pernyataan yang disampaikan Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia).
Merespon hal tersebut, Mirah Sumirat mengungkapkan, PHK massal dan sepihak yang dilakukan oleh manajemen Gunung Agung tidak jujur soal PHK massal karyawan.
Baca Juga: Huawei Gandeng Perusahaan Otomotif Seres Bangun Proyek Mobil Listrik
Mirah Sumirat mengaku mendapat informasi yang valid dari internal perusahaan terkait PHK massal dan sepihak yang terjadi di Gunung Agung.
“PHK massal dan sepihak yang dilakukan oleh manajemen Gunung Agung dan tidak sesuai peraturan perundang-undangan itu nyata adanya!,” tegas Mirah Sumirat.