Menghalang Radikalisme dan Intoleransi dengan Moderasi Beragama

Menghalang Radikalisme dan Intoleransi dengan Moderasi Beragama (Ilustrasi)

Peram Generasi Milenial

Generasi melenial adalah generasi yang lahir pada saat teknologi mulai canggi yaitu sekitaran pada tahun 2000an. Generasi inilah yang akan membawa perubahan dalam kehidupan bangsa karena kedepan. Mereka yang akan meneruskan nilai-nila pancasila dan keagamaan yang ada di Indonesia ini.

Secara langsung maupun tidak langsung, kontak dengan orang-orang yang berbeda secara kultur dan keyakinan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindarkan. Penanaman pemahaman moderasi beragama terhadap kehidupan generasi milenial merupakan hal yang sangat penting.

Agar generasi muda milenial bisa terhindar dari ideologi-ideologi seperti ekstremisme, radikalisme, intoleransi, dan eksklusivisme, dimana ideologi ini akan merusak kehidupan kaum milenial (Inayatillah, 2021).

Moderasi beragama adalah salah satu solusi untuk mengatasi sikap-sikap radikalisme dan intoleransi. Moderasi beragama sangat diperlukan di dalam kehidupan generasi milenial karena Indonesia terdapat banyak agama, suku dan etnis.

Bacaan Lainnya

Penerapan moderasi beragama ini sangat penting, terlebih dalam dunia pendidikan mengingat radikalisme dan intoleransi masih banyak dijumpai dalam praktek Pendidikan.

Maka dari itu, moderasi beragama harus di tanamkan dan di pelajari sejak usia dini terutama melalui sekolah. Pendidik seperti guru dan dosen memiliki peran penting dalam mewujudkan keberlangsungan penanaman tersebut.

Melalui penanaman nilai dan karakter siswa yang sesuai dengan norma, nilai, dan agama namun tetap sejalan dengan nilai-nilai persatuan dan keadilan yaitu nilai-nilai kepancasilaan.

Untuk itu, indikator moderasi beragama dalam hubungannya dengan paham radikalisme dan intoleransi terletak pada sikap dan ekspresi keagamaannya yang seimbang dan adil. Hal itu, dapat dilihat pada sikap dan ekspresi keagamaan yang mengutamakan keadilan, menghormati, dan memahami realitas perbedaan di tengah-tengah masyarakat.

Penulis: Sabrina Nur Azzahro
*Mahasiswa UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar