Baznas Luwu Salurkan Bahan Pokok Kepada Warga Pemderita Stunting

SUARAPANTAU.COM, LUWU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu ikut andil dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting. Salah satunya membagikan bahan pokok di kecamatan yakni Walenrang, Lamasi (Walmas), Kamis, (13/7).

Ketua Baznas Luwu, Agung Nas A. Bide mengungkapkan, menurunkan angka stunting adalah program nasional yang harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama.

“Ini tanggung jawab kita bersama dalam upaya meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang terindikasi stunting”, kata Agung.

Agung mengungkap ada 21 keluarga yang terindikasi stunting dan miskin ekstrim yang menjadi perhatian untuk diberikan bantuan dari Baznas. Ini salah satu bentuk kepedulian kami terhadap penanganan stunting untuk balita dan ibu menyusui.

“Sinergitas dengan Pemkab Luwu menjadi momentum yang baik dalam melaksanakan program ini secara bersama-sama,” ucapnya.

Ketua TP PKK Luwu, Hayarna Hakim mengapresiasi antusiasme Baznas dalam penanganan stunting. Ia menilai Baznas merupakan lembaga yang sangat aktif berkolaborasi dalam melaksanakan aksi konstruktif penanganan stunting.

“Tidak hanya pada anak yang menderita stunting, tapi yang lebih penting pada penanganan ibu saat menyusui atau bahkan bagi para calon ibu, remaja-remaja putri yang terindikasi sudah harus menjadi konsern kita bersama, agar stunting dapat di eliminasi,” kata Hayarna.

Sementara Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Lamasi Timur, Rio Ade Putra yang mewakili penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas Luwu.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga yang terindikasi stunting, semoga bantuan Baznas di wilayah kami membawa berkah bagi keberlangsungan hidup mereka dan masyarakat waltim secara keseluruhan,” kata Rio. (rls/*)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait