PWK Bugis Makassar Toraja Dihadiri Ratusan Peserta di Hotel Merlynn Park

Sambutan Ketua Umum IWSS Hj Andi Nurhiyari

SUARAPANTAU.COM – Pertemuan Wanita Karier Bugis, Makassar dan Toraja (PWK BMT) dalam rangka HUT ke-46 HUT IWSS berlangsung meriah di Hotel Merlynn Park, Jakarta, 29 Oktober 2023.

PWK Bugis Makassar Toraja dihadiri sekitar 750 Wanita Karier asal Sulawesi Selatan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Mereka terdiri dari berbagai keahlian dan profesi seperti Pengusaha, Politisi, Birokrat, Akademisi, dan Professional.

Baca Juga: Ratusan Wanita Karir Berdarah Sulsel Akan Meriahkan PWK BMT di HUT ke-46 IWSS

Ketua Panitia Hj. Mastuti Betta SH dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah turut membantu dan berkontribusi dalam menyukseskan acara ini baik moril maupun materil.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum BPP KKSS H. Muchlis Fatahna, M.Kn. Ketua Dewan Pakar BPP-KKSS Prof. Jafar Hafsah, Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan Ibu Dr. Since Lamba Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan.

Mewakili Menteri Pertanian RI Andi Nur Alam Syah, S.T., P.M.T Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian dan yang membuka acara Ibu Hj. Mufida Jusuf Kalla.

Baca Juga: Ketum KKSS Muchlis Patahna Buka Rakernas PB KEBUGIS di Golden Boutique Hotel Jakarta

Dalam sambutannya, Hj Mufida Jusuf Kalla bangga dengan IWSS tetap kompak dan solid meskipun diperantauan.

“Paling berkesan dari Tradisi Keluarga Masyarakat Sulawesi Selatan khususnya di keluarga saya saat berkumpul bersama anak cucu. Makanan yang selalu dicari dan harus dihidangkan adalah Pallumara (Ikan Kuah Kuning Khas Sulawesi Selatan),” ungkap Hj Mufida Jusuf Kalla.

Ketua Umum IWSS Hj Andi Nurhiyari dalam sambutannya menyebut IWSS adalah oraganisasi yang besar yang sudah bersuia 46 tahun.

Kiprah pengurus IWSS se-Indonesia, kata Hj Andi Nurhiyari telah berhasil dalam berbagai bidang.

“Atas dasar itulah IWSS mencetuskan Pertemuan Wanita Karier Bugis, Makassar, dan toraja. Saya berharap acara ini dapat berlanjut menjadi agenda rutin IWSS kedepannya,” ungkap Ketua Umum IWSS Hj Andi Nurhiyari.

Adapun Ketua Umum BPP KKSS Muhlis Fatahna, M.Kn mengungkapkan rasa bangga dengan terselenggaranya kegiatan ini.

“IWSS sangat luar biasa, dengan adanya acara ini secara langsung IWSS menggerakkan organisasi dan membuka peluang untuk saling bersinergi antar sesama Wanita Karier yang ada di Perantauan,” terang Muchlis Patahna.

Talkshow Pertemuan Wanita Karir Bugis Makassar Toraja

Dalam sesi talkshow PWK BMT menghadirkan 3 (tiga) Narasumber yang telah berhasil di Bidangnya masing-masing.

Diantaranya, Dra. Hj. Nurwayah, Wanita karier yang sukses membangun perusahaan yang bergerak di bidang Perminyakan

Kedua, Meutia Viada Hafid, Wanita Karier yang sukses di Bidang Politik, merupakan Politisi Partai Golkar dan menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR-RI.

Meutia juga merupakan putri dari Sekjen BPP-KKSS Periode Tahun 1995-1999 Anwar Hafid.

Ketiga, Prof. Winarni Monoarfa, Wanita Karier yang sukses di Bidang Birokrasi. Saat ini, menjabat sebagai Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah. Beliau juga merupakan Guru Besar Universitas Hasanuddin.

Bertugas sebagai moderator dalam Sesi talkshow, Putri Viola, News Anchor TV one keturunan Bugis Sulawesi Selatan.

Seluruh pengisi acara talkshow dari Narasumber hingga Moderator merupakan putri terbaik Keturunan Sulawesi Selatan yang telah berhasil di Profesi dan Bidangnya Masing-masing

Agenda Musyawarah Kerja Nasional kemudian dilaksanakan pada Sore hingga Malam Hari di tanggal yang sama yang dibuka oleh Sekjen PP-IWSS Dr. Hj. Andi Sri Awan Asri, M.Pd.

Peserta Mukernas IWSS adalah Ketua dan Sekretaris Pengurus Wilayah IWSS yang terdiri dari 31 PW di Seluruh Indonesia, Peninjau 1 orang dari unsur Wilayah dan Pengurus Pusat IWSS.

Rekomendasi Mukernas IWSS terdiri dari Rekomendasi Internal yaitu memperkuat peran Departemen-Departemen IWSS dalam merespon berbagai isu Sosial dan Kemasyarakatan.

Adapun Rekomendasi External adalah:

1. Mendorong dan memberikan support keluarga IWSS khususnya dan KKSS umumnya yang akan maju dalam jabatan publik yang tidak dipilih oleh rakyat.

2. IWSS sebagai organisasi kemasyarakatan tidak boleh memberikan dukungan politik, baik dalam Pilpres, Pileg, dan Pilkada.

Akan tetapi, setiap anggota IWSS memiliki independensi untuk memberikan dukungan politik.

(***)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pos terkait