Pemadaman Listrik Sulselbar UMKM Kehilangan Kilatan Bisnis, PLN Diminta Bertindak Cepat

SUARAPANTAU.COM, PAREPARE – Pemadaman listrik bergilir hampir merata di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) telah menyisakan kekhawatiran, terutama di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Meskipun musim penghujan telah tiba, pemadaman listrik masih berlanjut, memberikan dampak serius terutama bagi bisnis UMKM di sektor kuliner yang sangat bergantung pada peralatan listrik.

Koordinator Jejaring ICCN Sulsel, Andi Haswan Saddade, memberikan tanggapan terhadap situasi ini.

“Sebaiknya PLN segera mengambil langkah solutif agar pemadaman bergilir tidak terjadi lagi. UMKM di Parepare mengalami kerugian yang cukup signifikan. Terutama bisnis di sektor kuliner yang sangat bergantung pada peralatan listrik,” ujarnya.

Pemadaman listrik yang terjadi bahkan pada musim penghujan telah menimbulkan dampak serius bagi UMKM. Andiz menyoroti penurunan omzet dan kerusakan peralatan sebagai konsekuensi dari kejadian ini.

“Tidak sedikit UMKM mengalami penurunan omzet hingga kerusakan alat akibat kejadian ini. Sebaiknya pihak PLN harus serius menangani persoalan ini, dan kami menegaskan bahwa PLN harus memberikan kompensasi kepada pelanggan sesuai dengan peraturan menteri ESDM no 18 tahun 2019,” tegas Andiz, yang juga merupakan Pemuda pemerhati UMKM dan ekonomi kreatif kota Parepare

Ketidakstabilan pasokan listrik tidak hanya mengancam kelangsungan operasional UMKM tetapi juga merugikan para pelaku usaha secara finansial.

UMKM di Parepare, yang terkenal dengan ragam kuliner khasnya, kini berjuang untuk tetap bertahan di tengah kondisi yang tidak pasti akibat pemadaman listrik yang terus-menerus.

Pihak PLN perlu segera merumuskan strategi yang efektif untuk mengatasi permasalahan ini, mengingat pentingnya peran UMKM dalam mendukung perekonomian lokal. Ketersediaan listrik yang stabil adalah kunci bagi pertumbuhan dan kelangsungan bisnis di sektor ini.

Masyarakat dan para pelaku UMKM berharap agar pemerintah setempat dapat turut campur tangan untuk memastikan bahwa PLN bertanggung jawab atas dampak pemadaman listrik ini.

Dalam situasi ini, kolaborasi antara pihak PLN, pemerintah, dan pelaku UMKM perlu ditingkatkan untuk mencari solusi yang berkelanjutan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Seiring berjalannya waktu, harapan masyarakat dan pelaku UMKM tertuju pada langkah konkret dari PLN untuk mengatasi permasalahan ini dan memberikan perlindungan yang adil bagi para pelanggan yang terdampak.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pos terkait