7 Pola Hidup Sehat Dalam Ajaran Islam

Pola Hidup Sehat Dalam Ajaran Islam
Pola Hidup Sehat Dalam Ajaran Islam

SUARAPANTAU.COM – Pola hidup sehat adalah cara hidup yang bertujuan untuk menjaga Kesehatan tubuh dan mental. Menjaga pola hidup sehat dimulai sejak dini karena dapat meningkatkan kualitas hidup yang bermanfaat dan mencegah munculnya penyakit yang tidak diinginkan.

Pola hidup sehat bisa meningkatkan system imunitas tubuh dan membantu melawan radikal bebas yang menyerang tubuh.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pola hidup sehat atau yang sering disebut sebagai healthy lifestyle adalah cara menjalani kehidupan yang dapat meminimalisir risiko terkena penyakit serius atau kematian dini.

Baca juga: Kesehatan Mental Dalam Islam dan Cara Mengobatinya

Bacaan Lainnya

Dapat kita lihat pada zaman sekarang, manusia lebih banyak mengkonsumsi junk food dibandingkan mengkonsumsi makanan sehat. Padahal, junk food memiliki kandungan kalori dan lemak yang sangat tinggi,.

jika dikonsumsi secara berlebihan menyebabkan berat badan akan naik secara signifikan dan dapat menyebabkan obesitas.

Dalam Islam, kita diajarkan bagaimana menjaga pola hidup sehat sesuai Al-Qur`an dan Hadist. Ada tata cara dalam menjaga pola hidup sesuai dengan tuntutan Rasulullah SAW, tuntutan tersebut merupakan sunnah yang tentu sangat baik jika dilakukan.

Baca juga: Hasil Riset: Kesehetan Mental Remaja Indonesa Memiliki Masalah, Simak Penjelasannya!

Kebiasaan Pola Hidup Sehat dalam Islam

Berikut tata cara menjaga pola hidup sehat menurut ajaran Islam:

  • Tidak Makan Berlebihan
  • Hindari Makanan Haram
  • Puasa
  • Jangan Tidur Tengkurap
  • Tidur Miring Ke Kanan
  • Menjaga Kebersihan Tubuh

1. Tidak Makan Berlebihan

Makanan yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan karena dapat memicu terjadinya obesitas, meningkatkan penyakit kronik, bahkan bisa menyebabkan masalah mental. Larangan untuk tidak makan berlebihan terdapat di Al-Qur`an, sebagaimana Allah SWT berkalam:

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Artinya: Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan (QS. Al-A’raf, Ayat: 31).

Rasulullah SAW sendiri menganjurkan agar tidak berlebihan saat makan dan minum. Beliau juga menganjurkan umatnya untuk makan secukupnya tidak dalam terlalu kenyang atau terlalu sedikit.

Baca juga: Tindak Lanjut KTT-G20 Mengintegrasikan SDGs Melalui One Health

2. Hindari Makanan Haram

Dalam Islam, kita sebagai umat muslim harus menaati perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Salah satu perintah-Nya adalah menghindari makanan yang haram, perintah tersebut ada pada kalamNya yaitu:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةُ وَٱلدَّمُ وَلَحْمُ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ ٱللَّهِ بِهِۦ وَٱلْمُنْخَنِقَةُ وَٱلْمَوْقُوذَةُ وَٱلْمُتَرَدِّيَةُ وَٱلنَّطِيحَةُ وَمَآ أَكَلَ ٱلسَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى ٱلنُّصُبِ وَأَن تَسْتَقْسِمُوا۟ بِٱلْأَزْلَٰمِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ ٱلْيَوْمَ يَئِسَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَٱخْشَوْنِ ۚ ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَٰمَ دِينًا ۚ فَمَنِ ٱضْطُرَّ فِى مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. (QS. Al-Maidah, ayat 3).

Dapat dilihat ayat di atas, bahwa Allah SWT telah mengharamkan makanan haram, karena pada makanan haram banyak sekali madlarat nya.

Makanan haram tidak boleh dikonsumsi oleh umat muslim dan mendatangkan dosa apabila memakannya. Tidak hanya makanaan saja yang diharamkan akan tetapi minuman juga ada yang diharamkan, seperti khamr.

Baca Juga: Indo Homecare Terobosan Baru dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah

3. Puasa

Puasa merupakan sebuah ibadah dengan cara menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkannya, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Puasa juga berperan penting dalam menjaga pola hidup sehat , sebagaimana abu hurairah meriwayatkannya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عنه قَالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلَّم : صُوْمُوا تَصِّحُوا ) أخرجه الطبراني في المعجم الأوسط)

“Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Berpuasalah niscaya kalian akan sehat.” (Hadis diriwayatkan Ath Thabrani dalam Mu’jam al Awsath).

Puasa merupakan rukum Islam yang ketiga. Rasulullah menganjurkan para umatnya untuk berpuasa,. Puasa memiliki banyak manfaat, salah satunya dalam kesehatan tubuh.

Baca Juga: 10 Manfaat Jasa Managed SOC Amankan Perusahaan dan Data Digital dari Serangan Siber

4. Jangan Tidur Tengkurap

Dalam Islam, kita dianjurkan untuk menjauhi diri dari tidur dengan posisi tengkurap, posisi tidur tengkurap dapat menyebabkan nyeri pada punggung, leher, dan bahu, yang bisa membuat kita bangun dengan perasaan yang tidak nyaman di pagi hari.

Rasulullah SAW tidak menyanjurkan tidur dalam posisi tengkurap. Syekh Ahmed mengutip hadits sebagaimana riwayat dari Ya’isy bin Thakhfah Al Ghifariy, dari ayahnya, dia berkata:

فَبَيْنَمَا أَنَا مُضْطَجِعٌ فِى الْمَسْجِدِ مِنَ السَّحَرِ عَلَى بَطْن ِى إِذَا رَجُلٌ يُحَرِّكُنِى بِرِجْلِهِ فَقَالَ « إِنَّ هَذِهِ ضِجْعَةٌ ي ُبْغِضُهَا اللَّهُ ». قَالَ فَنَظَرْتُ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-

Artinya: “Saat aku sedang berbaring tengkurap di masjid pada waktu sahur, lalu tiba-tiba ada seseorang yang menggerak-gerakkan aku dengan kakinya. Dia pun berkata, “Sebenarnya ini adalah cara tidur yang dibenci oleh Allah.” Kemudian saya memandang orang-orang tersebut, ternyata beliau adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. ” (HR Abu Daud dan Ibnu Majah)

Tidur tengkurap merupakan posisi tidur yang nyaman, akan tetapi Allah membenci karena tidur tengkurap merupakan cara berbaringnya ahli neraka. Posisi tidur tengkurap juga tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga: 7 Jenis Massage dan Manfaat untuk Kesehatan

5. Tidur Miring Ke Kanan

Tidur miring ke kanan merupakan tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam syariat Islam membawa umatnyapada kebaikan, baik kebaikan rohani maupun jasmani.

Tidur miring ke kanan pernah disebutkan dalam sebuah riwayat Al-Bara′ bin Azib yang menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Apabila kamu hendak berangkat ke tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat, kemudian berbaringlah pada sisi badan sebelah kanan…,” (HR. Bukhari-Muslim)

Ada banyak sekali manfaat tidur miring ke kanan antara lain; mengurangi beban jantung, menjaga kesehatan Paru-paru dan pernapasan, mengistirahatkan otak kiri, kaki kiri, dan lambung, penyerahan nutrisi secara maksimal, dan merangsang buang angin besar.

6. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Kebersihan merupakan bagian dari iman. Ungkapan ini sering kita dapati dalam ajaran Islam,Rasulullah juga menganjurkan untuk selalu menjaga kebersihan. Hadits selanjutnya menyebutkan bahwa Allah SWT menyukai tempat-tempat yang bersih,

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ , نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ , كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ , جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ , فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ

Dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. Tirmizi).

Dengan menjaga kebersihan lingkungan, dapat menjadi cara untuk meraih kecintaan Allah SWT. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kita juga harus menjaga kebersihan tempat ibadah seperti masjid dan mushola.

7. Menjaga Kebersihan Tubuh

Menjaga kebersihan tidak hanya di lingkungan, kita perlu memperhatikan kebersihan tubuh. Menjaga kebersihan menjadi bagian dari ibadah. Perintah tersebut dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 222 yang berbunyi:

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Artinya: “Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.”

Dapat dilihat dari ayat di atas bahwa menjaga kebersihan tubuh sangatlah penting. Kebersihan merupakan cerminan bagi umat muslim.

Ada beberapa cara menjaga kebersihan tubuh antara lain; Berwudu/bertayamum sebelum melaksanakan salat, Berwudu untuk bersuci dari hadas kecil, Menjaga kebersihan jasmani dan rohani.

Ada banyak sekali tips atau cara untuk menjaga pola hidup sehat. Di dalam agama Islam kita diajarkan bagaimana menjaga pola hidup sehat sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits. Rasulullah juga telah mencontohkannya. Kita sebagai umat muslim senantiasa mempelajari dan mengamalkan apa yang diajarkan Al-Qur’an dan Hadist. Supaya kehidupan kita senantiasa dalam ridho Allah SWT.

Penulis: Ina Sonia Aprilia
*Mahasiswa Universitas Sebelas Maret

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *