Riset UGM: Gaya Komunikasi Partai Gerindra di Media Sosial X Disukai Warganet

Riset UGM: Gaya Komunikasi Partai Gerindra di Media Sosial X Disukai Warganet
Riset UGM: Gaya Komunikasi Partai Gerindra di Media Sosial X Disukai Warganet

SUARA PANTAU – Hasil riset mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap gaya komunikasi Partai Gerindra di linimasa twitter atau X sangat disenangi oleh warganet.

Riset tersebut, dilakukan oleh  lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada, yakni Irvan Fadhil (Fisipol, 2021), Arya Kamajaya (Fisipol, 2021), Gede Agung Krisna (Fisipol, 2021), Firman Al-Khawarismi (Fisipol, 2021), dan Najzwa Hanifah (Statistika, 2021).

Mereka melakukan riset analisis sentimen dengan metode big data . Topik yang diangkat oleh kelima mahasiswa tersebut adalah strategi komunikasi Partai Gerindra di media sosial X yang dinilai lebih jenaka.

Baca Juga: 10 Manfaat Jasa Managed SOC Amankan Perusahaan dan Data Digital dari Serangan Siber

Bacaan Lainnya

Melalui penelitian yang mereka lakukan, ditemukan bahwa gaya komunikasi ala Partai Gerindra di media sosial X diterima dengan respons yang baik oleh warganet.

“Iya, di riset ini terlihat bahwa warganet itu ternyata suka dengan cara komunikasinya Gerindra di Twitter (sekarang X),” ujar Gede Agung.

Penelitian ini merupakan hasil dari hibah riset program Afan Gaffar Awards 2022 yang diselenggarakan oleh Departemen Politik dan Pemerintahan.

Baca Juga: Transaksi Pakai QRIS Lebih Praktis di Era Digital

Adapun penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan crawling di media sosial X dengan rentang waktu 17 Agustus 2022 hingga 30 April 2023.

Riset UGM: Partai Gerindra Sukses Rebut Perhatian Netizen

Hasilnya, dari 2633 cuitan yang dijangkau, terdapat 1464 atau 54,98% cuitan bersentimen positif, 1083 atau 40,67% cuitan bersentimen netral, serta 116 atau 4,36% cuitan bersentimen negatif.

Lebih lanjut, Irvan Fadhil mengatakan bahwa hasil penelitian ini dapat menunjukkan mulai hilangnya stigma masyarakat Indonesia terhadap partai politik.

Baca Juga: FTP UGM Gandeng DEKS BI Berdayakan Ekonomi Pesantren

“Pada dasarnya ini (hasil penelitian) menunjukkan bahwa warganet merasa semakin dekat dengan institusi politik di Indonesia,” terangnya.

“Jadi, harapannya semoga partai lain bisalah untuk meniru atau mungkin menemukan cara lain untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga sekaligus mampu menghilangkan stigma masyarakat yang antipartai,” ujar Irvan Fadhil yang merupakan mahasiswa Fisipol UGM.

(Ran)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang IklanCalon Bupati Luwu 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *