Pemkab Luwu Gelar Gerakan Pasar Murah

SUARAPANTAU.COM, LUWU – Penjabat Bupati Luwu, Muhammad Saleh menghadiri operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu di Lapangan Opu Daeng Risaju Kota Belopa, Rabu (28/02).

Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk menekan inflasi dengan cara menjaga stabilitas harga bahan pokok khususnya beras dan menjaga ketersediaannya di tingkat konsumen, terutama menjelang bulan ramadhan.

Sebanyak 10 ton beras SPHP yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog disiapkan sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan. Beras ini berasal dari cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog dengan harga jual Rp 10.600/kg atau Rp 53.000 untuk setiap kemasan 5 kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Luwu, Makkawaru menyampaikan bahwa pemerintah juga bekerja sama dengan Rumah Pangan Kita, Peternak dan Gapoktan.

“Kita menyediakan gula sebanyak 1 ton dengan harga Rp 17.000/Kg, Minyak kita sebanyak 1000 liter seharga Rp 17.000/liter, Minyak Panah Mas seharga Rp 87.000 per jerigen dan telur sebanyak 50 rak seharga Rp 53.000/rak,” kata Makkawaru.

Ia mengaku pihaknya akan senantiasa memonitor perkembangan harga bahan pokok dan ketersediannya khususnya beras yang sempat mengalami kenaikan beberapa waktu yang lalu.

“Kami punya Satgas Pangan yang akan senantiasa berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting serta mencegah adanya spekulan yang bermain termasuk menimbun bapokting dengan motif mencari keuntungan jelang bulan ramadhan,” jelasnya.

Diketahui, gerakan pangan murah akan digelar selama 3 hari sejak tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2024. Diharapkan melalui kegiatan ini, daya beli masyarakat tetap akan terjaga dan harga komoditas bapokting terutama beras tetap stabil. (rls/*)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait