Laznas BMH dan STIE Hidayatullah Kolaborasi Kader Pejuang Zakat

Laznas BMH dan STIE Hidayatullah Kolaborasi Kader Pejuang Zakat
Laznas BMH dan STIE Hidayatullah Kolaborasi Kader Pejuang Zakat

SUARA PANTAU – Laznas BMH jalin kerjasama dengan STIE Hidayatullah Depok bina kader pejuang zakat, Sabtu 9 Maret 2023.

Dalam Diskusi Publik Laznas BMH dan STIE Hidayatullah bertajuk “Siap Jadi Pejuang Zakat”, di Lapangan Basket STIE Hidayatullah Depok.

Kerjasama ini, sebagai bentuk penguatan kiprah generasi muda dalam zakat.

Baca Juga: Laznas BMH Bantu Sumur Bor Alirkan Air Bersih ke Ponpes Al Hikmah Pandeglang

Diskusi atau bincang malam berlangsung santai dan penuh kekeluargaan dengan antusias peserta.

Ditemani kacang rebus, ubi rebus dan minuman khas Sulawesi, sarabba, seluruh mahasiswa antusias menyimak bincang malam tentang zakat.

Gelaran itu terselenggara atas sinergi Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan STIE Hidayatullah Depok.

Baca Juga: Program Quran Camp BMH Yogyakarta di Alam Terbuka

Pakar muda di bidang Syariah, Rasyfiuddin S, S.Sy, M.IRK, dengan penuh semangat menyatakan bahwa kaum muda harus mengambil peran yang terdepan dalam mengajak masyarakat untuk berbuat baik, terutama dalam menunaikan zakat.

“Sebagai pejuang zakat, kita bukanlah peminta-minta, melainkan pencerah dan penyelamat bagi mereka yang kaya untuk menunaikan kewajiban zakatnya. Tugas kita adalah memudahkan mereka untuk menjalankan rukun Islam yang mulia ini,” ujarnya dengan tegas.

“Kesadaran ini harus tertanam dengan baik, sehingga kita memiliki superioritas dalam menjalankan peran sebagai pejuang zakat,” tegasnya menambahkan.

Sementara itu, narasumber kedua, yakni Ketua Pengurus BMH Pusat, Firman ZA, SE, M.Ak, menyampaikan bahwa peran kaum muda dalam gerakan zakat memiliki arti yang sangat penting, terutama di era media sosial saat ini.

“Dulu, pejuang zakat harus mendatangi rumah ke rumah, tetapi sekarang kita bisa memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat menunaikan zakat,” terangnya.

“Gerakan ini sangat vital karena menyangkut aspek yang sangat fundamental dalam kehidupan seorang Muslim, yaitu tegaknya dan pelaksanaan rukun Islam dengan komitmen yang kuat, dalam hal membayar zakat,” paparnya dengan mantap.

Sebagian dari mahasiswa yang hadir dalam bincang malam itu akan terjun sebagai relawan Laznas BMH. Giri salah seorang mahasiswa yang berasal dari Bengkulu menuturkan dirinya siap menjadi pejuang zakat.

“Menyimak uraian dua nara sumber itu, saya memahami bahwa kaum muda terlibat dalam gerakan zakat itu penting, terlebih potensi zakat sangat besar, sedangkan anak muda yang paham atau mau terlibat masih minim,” ungkapnya.

“Bismillah saya akan menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh sebagai relawan Laznas BMH. Ini tidak saja akan memberi wawasan, tetapi juga pengalaman baru bagi saya, sebagai bekal kelak terjun ke masyarakat,” ungkapnya bersemangat.

(***)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait