LKLK Gagas Festival Dolanan Tradisional Lestarikan Budaya

LKLK Gagas Festival Dolanan Tradisional Lestarikan Budaya
LKLK Gagas Festival Dolanan Tradisional Lestarikan Budaya

SUARA PANTAU – Lembaga Kajian Lintas Kultural (LKLK) di Solo Raya gagas Festival Dolanan Tradisional untuk melestarikan budaya.

Festival ini, juga didorong mengarahkan energi positif sesama generasi muda.

LKLK mendorong kebersamaan generasi muda di Solo Raya agar terwujud kerukunan dan perdamaian.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata Bali: Pesona Keindahan Alam dan Budaya

Bacaan Lainnya

Lembaga Kajian Lintas Kultural (LKLK) dengan dukungan dari Indika Foundation, sukses menyelenggarakan acara “Festival Dolanan Tradisional, Sabtu 18 Mei 2024.

Festival Dolanan Tradisional bertujuan untuk menebar salam perdamaian bagi remaja dan pemuda di wilayah rentan radikalisme.

Acara ini diikuti oleh 50 pemuda dari berbagai daerah yang rawan terpengaruh paham radikalisme.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Jogja: Pesona Budaya dan Alam

Festival dipandu oleh seniman ternama, Ki Jantit Sanakala.

Festival ini berlangsung selama sehari dan diisi dengan berbagai kegiatan dolanan tradisional.

Makan Festival Dolanan Tradisional

Sejumlah kegiatan dolanan yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Peserta diajak untuk kembali mengenal dan melestarikan permainan tradisional yang kini mulai terlupakan.

Baca Juga: Hari Batik Nasional, Faul: Generasi Muda Harus Jaga Warisan Budaya

Diantaranya, tembang dolanan jawa, wayang anak, dan juga membuat topeng wayang.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan sesi diskusi interaktif yang membahas tentang pentingnya perdamaian dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Ki Jantit Sanakala, dengan keahliannya dalam seni tradisional, berhasil menghidupkan kembali semangat kebersamaan di antara para peserta.

Baca Juga: Pentingnya Merumuskan Kembali Mata Pelajaran Kearifan Lokal Melestarikan Budaya Bangsa

Beliau menekankan bahwa permainan tradisional tidak hanya sekedar hiburan.

Tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan sosial dan mengajarkan nilai-nilai moral yang positif.

Dewan Pengawas Lembaga Kajian Lintas Kultural, Tri Rohmad,SH,MH mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah awal.

Baca Juga: KKSS Kota Bekasi Akan Adakan Pentas Kebudayaan di Stadion Patriot Candrabhaga

Dalam membangun perdamaian di kalangan remaja dan pemuda.

“Kami percaya bahwa melalui pendekatan budaya dan permainan tradisional, kita dapat menanamkan semangat perdamaian dan mengurangi risiko radikalisme di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Nanda Mahindra Aji, sebagai salah satu pemuda yang mengikuti kegiatan ini, berharap bahwa kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai wilayah.

“Kami senang sakali akan kegaiatan ini, merupakan hal yang mendukung inisiatif yang bertujuan menciptakan perdamaian dan memberdayakan generasi muda,” kata perwakilan dari pemuda.

Festival Dolanan Tradisional ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa depan.

Dengan tujuan membangun komunitas yang lebih harmonis dan toleran.

Melalui dolanan tradisional, nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan perdamaian dapat disebarluaskan kepada generasi muda sebagai upaya pencegahan radikalisme.

(Rls)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *