Bupati Paris Yasir Turun Tangan Apel Bersih-bersih di Parang Passamaturukang

SUARAPANTAU.COM – Komitmen Bupati Jeneponto H. Paris Yasir turun tangan langsung memimpin Apel Bersih-Bersih di Lapangan Parang Passamaturukang, Kabupaten Jeneponto, Selasa pagi (8/4/2025) pukul 07.30 WITA.

Kegiatan ini menjadi momentum awal dalam meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto.

Apel yang dihadiri secara menyeluruh oleh para petugas kebersihan, armada dan kelengkapan kebersihan lainnya.

Juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar, personel Satpol PP dan Damkar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Inspektorat, Kasatpol PP, Camat Binamu, serta seluruh kepala kelurahan dan desa.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar mengusulkan agar seluruh ASN dapat berkontribusi secara langsung terhadap pengelolaan kebersihan melalui retribusi sampah sebesar Rp5.000 per bulan.

Meski baru berupa usulan, hal ini akan menjadi bahan pembahasan dalam pertemuan selanjutnya.

Sementara itu, Bupati Paris Yasir secara langsung menanyakan kepada para petugas mengenai besaran upah jasa yang diterima.

Ia menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan petugas kebersihan sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan tetap bersih.

“Saya ingin memastikan bahwa petugas kebersihan kita mendapatkan hak yang layak. Kita akan upayakan peningkatan upah mereka,” ujar Bupati dalam arahannya.

Bupati juga menyoroti perlengkapan kerja petugas, termasuk ketersediaan jas hujan. Ia menyampaikan komitmennya untuk segera mendistribusikan jas hujan agar petugas tetap dapat bekerja tanpa hambatan meski dalam kondisi hujan.

Menutup apel tersebut, Bupati menegaskan bahwa mulai hari ini, 8 April 2025, seluruh armada kebersihan wajib menuntaskan penanganan sampah di seluruh titik, baik di kawasan perkotaan maupun di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Mulai hari ini tidak boleh ada lagi bak sampah yang tidak ditangani. Sampah harus diangkut, tidak ada alasan meski hujan. Sehatki semua, bangunki Jeneponto, jangan pernah berhenti untuk melaju demi Jeneponto Bahagia 2025. Tidak ada lagi sampah di perkotaan,” tegas Bupati.

Apel “Bersih-Bersih” ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

(***)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *