Profil Dadang Suwanda, Dosen Senior IPDN yang Gemar Menulis Buku

  • Whatsapp
Dr. Dadang Suwanda Saat Berpose di Puncak Padar, Flores NTT

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Dadang Suwanda, salah satu dosen senior Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau yang disingkat IPDN ini patut diacungi jempol. Pasalnya, di tengah kesibukannya sebagai dosen, semangat dan cita-cita Dadang menciptakan pemerintahan yang bersih seperti tak ada lesunya. Salah satu yang dilakukannya adalah dengan menulis.

Diketahui, puluhan buku dan jurnal serta artikel populer telah diterbitkannya baik jurnal tingkat nasional maupun level internasional. Pemikirannya tentang good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih mewarnai sejumlah publikasi.

Bacaan Lainnya

Salah satu rekannya, yang juga dosen senior IPDN, Drs. Asri Hadi, MA menuturkan Dadang Suwandi adalah dosen langka yang sangat produktif membubuhkan berbagai pemikirannya dalam bentuk tulisan.

“Pak Dadang, sosok dosen senior yang produktif menulis. Banyak buku yang sudah ditulisnya,” kata Asri Hadi, di Jakarta, Minggu (4/7/21).

Sosok Dadang Suwanda
Dr. Dadang Suwanda, S.E., M.M., M.Ak., Ak, CA. lahir di Jakarta pada 20 Juli 1962.
Ia menyelesaikan pendidikan tingginya dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Tangerang Banten jurusan Akuntansi pada 1984.

Dadang kemudian mendaftar di Fakultas Ekonomi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tridharma, Bandung Jawa Barat pada 1989 dan lulus pada 1993.

Pada 2000, ia menyelesaikan gelar Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta.

Beberapa tahun kemudian, Dadang kembali menekuni ilmu ekonomi dengan mendaftar di Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama: Bandung, Jawa Barat pada 2007 dan lulus pada 2009.

Gelar Magister Akuntansi diperolehnya dari Universitas Widyatama: Bandung, Jawa Barat pada 2011 dan Gelar CA dari Ikatan Akuntan Indonesia didpatnya dari kampus yang sama pada 2017. Sementara gelar Doktor Ilmu Manajemen diperolehnya dari Universitas Pasundan: Bandung, pada 2019.

Dadang, sebagaimana ia akrab disapa, mengawali karirnya sebagai pegawai negeri di Derektorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara Departemen Keuangan pada Februari 1983. Selanjutnya, ia berkarir di perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat, perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, dan BPKP Pusat.

Selama 8 tahun terhitung sejak 2005 hingga 2013, Dadang diperbantukan pada Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri sejak Tahun sebagai Auditor Ahli Madya.

Selama rentang waktu itu, berbagai jabatan struktural didapuknya antara lain sebagai Kepala Bagian Administrasi dan Tata Usaha Pengaduan, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Evaluasi Laporan dan Hasil Pengawasan serta terakhir sebagai pejabat eselon IIA menjadi Inspektur Wilayah III.

Dadang, pernah pula diperbantukan pada Yayasan Purna Bakti sebagai Staf Ahli dan Direktur Umum pada PT. Selaras Griya Adigunatama (pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang).

Sejak tahun 2007 sampai sekarang, Dadang menjadi pengajar/widyaiswara tidak tetap pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri.
Sejak Agustus 2013 sampai sekarang menjadi Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan spesifikasi pada Bidang Keuangan, Audit dan Akuntansi Pemerintah Daerah.

Selain itu, Dadang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Penjaminan Mutu Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IPDN sejak Oktober 2018 sampai dengan sekarang.
Ia juga diketahui tercatat pernah menjabat sebagai Staff Ahli Sekretaris Jenderal DPD RI periode 2019 dan 2020.

Aktif sebagai pembicara/narasumber pada acara pelatihan, seminar, dan workshop tingkat nasional, internasional, dan daerah yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah daerah.

Berikut adalah sejumlah buku yang ditulis Dadang Suwanda. Berdasarkan data yang diperoleh media ini, buku-buku tersebut dibagi dalam tema yakni pengelolaan keuangan, aset daerah dan peningkatan fungsi DPRD.

Berikut daftar lengkap buku karya Dadang Suwandi baik ditulis dan disusun sendiri maupun dalam bentuk bunga rampai.

Untuk buku seputar pengelolaan keuangan antara lain Buku “Strategi Mendapatkan Opini WTP: Laporan Keuangan Pemda”; Buku “Optimalisasi Pengelolaan Aset Pemda”; Buku “Sistem Pengendalian Intern Pemerintah”; Buku “Menyusun Standard Operating Procedures Lembaga Pemerintah”.

Untuk buku “Factors Affecting Quality of Local Giverment`s Fiinancial Statements” ini diterbitkan di Lambert Publishing Jerman.
Buku “Dana Hibah & Bantuan Sosial Pemerintah Daerah”.

Untuk buku bunga rampai yang disusun bersama penulis lainnya antara lain buku “Manajemen Risiko Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai Upaya Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Publik”;
Buku “Good Governance Pengelolaan Keuangan Daerah”; “Teknis Penyusunan Komponen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah”, Dasar-dasar Akuntansi Pemerintah Daerah Berbasis Akrual”.

Buku “Dasar-dasar Akuntansi Akrual Pemerintah Daerah”; “Sistem Akuntansi Akrual Pemerintah Daerah Berpedoman SAP Berbasis Akrual”,

“Panduan Penerapan Kebijakan Akuntansi Akrual Pemerintah Daerah”, “Kebijakan Akuntansi Berbasis Akrual Berpedoman pada SAP”, “Bagan Akun Standar: Sistem Akuntansi Akrual Pemerintah Daerah”,

“Manual Aplikasi Sistem Informasi Keuangan Daerah Berbasis Akrual (E-KEUDA)”, “Panduan Teknik Aplikasi Sistem Informasi Barang E-KEUDA”, “Forum Konsultasi Publik”, “Sistem Informasi Pelayanan Publik”, “Mal Pelayanan Publik”,

“Penyusunan Standar Pelayanan Publik”, “Pedoman Pelaksanaan Reviu Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah”, “Pedoman Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)”, “Reviu Rencana Kerja Anggaran Pemerintah Daerah”, “Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah”.

Sementara untuk tema Seri DPRD antara lain buku “Peningkatan Fungsi DPRD dalam Penyusunan Perda yang Responsif”, “Optimalisasi Fungsi Penganggaran DPRD dalam Penyusunan PERDA APBD”,
Serta buku “Penguatan Pengawasan DPRD untuk Pemerintahan Daerah yang Efektif”(penulisan bersama), “Peran Pengawasan DPRD terhadap LKPJ dan LPP APBD/LKPD Audited serta TLHP BPK” (penulisan bersama).

Selain buku, Dadang juga gemar menulis untuk jurnal internasional beberapa di antaranya seperti “Integrated Career Pattern Hope of Bureaucration In The Future”, “Recruitment of Prospective Civil Servants Towards World Class Bureaucracy In Indonesia”, “Risk Management Solution in Local Government Financial Management” yang diterbitkan di Scopus dan masih banyak lagi.

Sementara untuk artikel populer yang diterbitkan majalah dan jurnal nasional antara lain “Lampu Kuning Keuangan Pemerintah Daerah”, Opini koran Tempo 8 Februari 2021, Reformasi Fiskal (Perpajakan) Pada Pemerintah Daerah Dan Tugas Administrasi Yang Baru, Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik, IPDN. Juni 2015 serta masih banyak lainnya.

(*/Basri MH)

Facebook Comments

Pos terkait